Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ini Empat Nilai-nilai Indonesia untuk Jaga Toleransi Menurut Bupati Kudus



Reporter:    /  @ 13:30:18  /  23 November 2016

    Print       Email
Bupati Kudus H Musthofa bercengkerama dengan anak-anak sekolah, yang merupakan generasi penerus bangsa.(ISTIMEWA)

Bupati Kudus H Musthofa bercengkerama dengan anak-anak sekolah, yang merupakan generasi penerus bangsa.(ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Isu-isu yang menjurus kepada SARA, akhir-akhir ini begitu marak muncul dan mengkhawatirkan, karena bisa saja memicu hal-hal negatif bagi Indonesia. Sehingga, hal tersebut perlu dicegah lebih lanjut, agar tidak semakin melebar.

Bupati Kudus H Musthofa memiliki empat nilai-nilai yang dianggap bisa membuat warga Indonesia tetap berada dalam persatuan dan kesatuan. ”Bagaimana nilai-nilai tersebut, bisa meningkatkan kadar toleransi kita kepada sesama, sehingga tetap bersatu dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tuturnya.

Empat nilai tersebut adalah gotong royong, tepo seliro, bahu membahu, dan kerja sama yang baik antarsesama. ”Inilah nilai-nilai yang bisa membuat kita tetap bersaudara. Sehingga menjadikan kita lebih toleran kepada sesama,” katanya.

Ajaran mengenai toleransi dan persaudaraan ini, menurut bupati, sudah ada dan kental di masyarakat Kudus sejak lama. ”Makanya, saya meminta semua pihak untuk bisa bekerja sebaik-baiknya dan bergandeng tangan, untuk fokus pada kemajuan Kudus. Dan secara lebih luas untuk bangsa dan negara. Dengan persatuan dan kesatuan yang kita ciptakan bersama,” paparnya.

Bupati mengatakan, kebersamaan dalam persaudaraan merupakan kata kunci membangun bangsa dan negara. Termasuk untuk kemajuan daerah. Sehingga semua pihak akan bisa saling bahu membahu membangun daerahnya masing-masing, demi kemajuan Indonesia.

Bupati juga mengajak semua pihak, untuk kembali pada Pancasila. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, harus benar-benar dipahami seluruh warga negara.

”Sehingga ketika diamalkan dengan baik, akan membawa kehidupan bermasyarakat yang baik. Bahkan penting untuk ditanamkan pendidikan keagamaan yang juga berlandaskan Pancasila,” tegasnya.

Bupati menambahkan bahwa, semua pihak harus menjaga toleransi, dengan menjunjung tinggi nilai Pancasila. Hal ini dilakukan supaya semua pihak bisa menjaga kondusivitas bangsa. ”Jangan sampai terkena isu-isu SARA yang hanya akan merugikan kita. Mari tetap jaga persaudaraan, agar bisa membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →