Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Karcis Retribusi Parkir Palsu Beredar di Pertigaan Terminal Porda Juwana Pati



Reporter:    /  @ 15:45:31  /  22 November 2016

    Print       Email
Seseorang menunjukkan fotokopi retribusi parkir versi asli (kanan) dan palsu yang beredar di kawasan Pertigaan Terminal Porda Juwana, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Seseorang menunjukkan fotokopi retribusi parkir versi asli (kanan) dan palsu yang beredar di kawasan Pertigaan Terminal Porda Juwana, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Karcis retribusi parkir diduga palsu beredar di kawasan Pertigaan Terminal Porda Juwana, Pati. Biaya parkir untuk mobil yang mestinya dibanderol Pemkab Pati Rp 1.000, justru diganti dengan karcis palsu dengan banderol Rp 2.000.

Hal itu diungkap sumber MuriaNewsCom yang enggan disebut namanya, Selasa (22/11/2016). “Di tempat yang sama, ada dua karcis retribusi yang beredar. Kadang, saya mendapatkan karcis Rp 1.000 yang merupakan resmi dari Pemkab Pati. Kadang juga dapat karcis palsu Rp 2.000,” ujarnya.

Berdasarkan Perda Pati Nomor 13 Tahun 2011, biaya karcis retribusi parkir di tepi jalan umum dengan kendaraan kategori sedan, pick up, mobil pribadi dan sejenisnya adalah Rp 1.000. Berbeda dengan retribusi palsu yang beredar, biayanya hingga Rp 2.000.

“Pada karcis asli Rp 1.000, terdapat nomor seri. Sedangkan karcis palsu Rp 2.000 tidak terdapat nomor seri. Ini termasuk pungutan liar yang sudah meresahkan para pengemudi mobil. Bagaimana mungkin di satu kawasan, ada dua karcis yang berbeda,” ungkapnya.

Dia menuturkan, biaya parkir di pinggir jalan umum Kabupaten Pati yang resmi adalah Rp 500 untuk sepeda motor dan Rp 1.000 untuk kategori mobil. Bila ada petugas parkir yang menarik di luar tarif tersebut, dia menyebut itu bagian dari pungutan liar.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Pati, Tri Haryama mengaku tidak tahu bila ada karcis retribusi parkir di kawasan Pertigaan Terminal Porda Juwana yang diduga palsu. Dia akan segera melakukan pengecekan dalam waktu dekat.

“Kami akan segera melakukan pengecekan di lokasi. Saya pastikan tidak ada oknum Dishubkominfo Pati yang bermain. Jangan sampai ada pungli di Pati,” kata Haryama, singkat.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →