Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Puluhan Guru TK di Grobogan Dapat Pelatihan Origami



Reporter:    /  @ 15:00:21  /  22 November 2016

    Print       Email
Perwakilan guru TK dari seluruh Kecamatan sedang serius mengerjakan pembuatan benda dengan Origami.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

Perwakilan guru TK dari seluruh Kecamatan sedang serius mengerjakan pembuatan benda dengan Origami.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan-Puluhan guru TK dari seluruh kecamatan di Grobogan terlihat serius melakukan aktivitas di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Selasa (22/11/2016). Sebagian ada yang sibuk menggambar pola di kertas. Sebagian lainnya ada yang terlihat sedang memotong dan melipat kertas.

Itulah sedikit gambaran suasana pelatihan yang diberikan pada guru TK tersebut. Materi pelatihan berupa seni melipat kertas atau lazim disebut Origami. Jumlah pesertanya ada 95 orang. Pelatihan itu diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Pengurus TK Indonesia Kabupaten Grobogan.

“Saya mengapresiasi diadakannya pelatihan Origami buat guru TK. Soalnya, banyak sekali manfaat dari Origami ini,” kata Suyadi, Pegawai Dinas Pendidikan Kota Semarang yang jadi narasumber pelatihan tersebut.

Menurutnya, Origami bisa dikerjakan dengan mudah dan murah. Dengan bahan kertas, berbagai macam bentuk benda bisa dibuat lewat Origami.

Di samping mudah dan murah, banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengerjakan Origami. Antara lain, melatih kesabaran dan ketelitian. “Origami ini bermanfaat dalam pengembangan fisik dan motorik. Jadi, seni melipat ini sederhana tetapi istimewa,” katanya.

Suyadi mengatakan, di luar negeri, Origami tidak hanya dikerjakan oleh anak TK saja. Tetapi juga dilakukan oleh sisa di semua tingkatan sekolah. “Kalau di sini malah kebalikannya. Saya berharap dari pelatihan ini nanti bisa digelar sebuah pameran Origami di Grobogan,” sambungnya.

Beberapa peserta pelatihan mengaku cukup senang dengan adanya pelatihan Origami tersebut. Setelah kegiatan itu, mereka nantinya punya kewajiban untuk menularkan ilmu yang didapat pada guru TK di wilayah kecamatannya.

“Dari tiap kecamatan hanya dikirimkan beberapa perwakilan saja untuk mengikuti pelatihan ini. Makanya, selain pada siswa, kami juga akan mengajarkan Origami pada rekan sejawat yang tidak ikut pelatihan. Terus terang, kami sangat senang mendapatkan pelatihan positif seperti ini,” ungkap Sri Wahyuning, guru TK Trisula Kecamatan Geyer.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →