Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

WOW, Ribuan Koin Kuno Seberat Seperempat Kuintal Ditemukan di Banjarejo Grobogan



Reporter:    /  @ 18:51:10  /  21 November 2016

    Print       Email
Ribuan koin kuno yang ditemukan sedang disatukan dengan cara diuntai benang oleh beberapa warga. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ribuan koin kuno yang ditemukan sedang disatukan dengan cara diuntai benang oleh beberapa warga. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Koleksi benda bersejarah di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus bertambah lagi. Kali ini bukan berupa fosil hewan purba, tetapi benda cagar budaya peninggalan masa lalu. Wujudnya adalah koin mata uang kuno yang jumlahnya cukup banyak.

“Jumlah pastinya belum sempat dihitung saking banyaknya. Saya perkirakan, jumlah koin ini ada lima ribuan banyaknya,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik, Senin (21/11/2016).

Koin yang ditemukan ukurannya tidak begitu besar, diameternya 2,5 cm berbentuk bulat. Tepat di tengah koin ini terdapat lubang yang berbentuk kotak.

Koin ini dibuat dari bahan tembaga dilihat dari warnanya yang agak cokelat kekuning-kuningan. Pada salah satu sisi koin ini ada empat tulisan yang diperkirakan adalah huruf Cina.

Sementara sisi lainya polos tidak ada tanda khusus yang nampak di situ. Baik berupa gambar, tulisan maupun angka. “Diperkirakan, koin ini merupakan peninggalan Dinasti Tang yang berdiri pada abad 6-9. Sebelumnya, sudah ada penemuan koin seperti ini tetapi jumlahnya tidak sampai ribuan,” jelas Taufik.

Dijelaskan, koin itu ditemukan di sebuah tegalan di utara Dusun Kuwojo. Saat itu, areal tegalan sedang ditata dengan alat berat.  Nah, di tengah aktivitas penataan tegalan itu, salah seorang pekerja sempat melihat ada sebuah karung yang terlihat dari bekas tanah yang dikeruk alat berat. Ketika dicek, ternyata dari sobekan karung ada banyak benda bulat yang ternyata adalah koin.

“Pekerja ini kemudian menghubungi saya untuk mengabarkan penemuan ini. Selanjutnya, beberapa anggota komunitas pecinta fosil meluncur ke sana untuk mengevakuasi benda yang ditemukan. Prosesnya dilakukan hati-hati lantaran karung pembungkus koin sudah rapuh dan sobek-sobek karena lama tertimbun tanah,” cetus Taufik.

Setelah sampai di rumahnya, koin itu kemudian dibersihkan dari kotoran yang melekat. Setelah bersih dan kering, koin itu sempat ditimbang dan berat keseluruhan mencapai 25 Kg atau seperempat kuintal.

“Untuk membersihkan koin ini butuh waktu sekitar tiga hari karena banyak sekali jumlahnya. Saat ini, sebagian koin coba kita jadikan satu dengan cara diuntai benang. Tujuannya biar aman dan tidak tercecer,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →