Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

4 Rintisan Desa Wisata Dibuatkan Gerbang Identitas



Reporter:    /  @ 11:03:47  /  19 November 2016

    Print       Email
 Pekerja mengerjakan proyek gerbang di Rintisan Desa Wisata Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pekerja mengerjakan proyek gerbang di rintisan desa wisata Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Empat rintisan desa wisata di Kudus, dibuatkan gerbang identitas desa wisata oleh Pemkab Kudus. Gerbang tersebut dibuatkan sesuai dengan kriteria desa masing-masing, serta desa pilihan. Dengan gerbang yang dibangun, maka identitas wilayah masing masing bisa mudah dikenal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwisata Yuli Kasianto melalui Kabid Pariwisata Dwi Yusi Sasepti mengatakan, keempat desa dipilih lantaran dianggap paling siap dan memiliki hal yang khusus. Untuk itulah keempat desa dibuatkan hal yang menarik seperti gerbang identitas.

“Ada empat desa, yakni Desa Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu, Desa Patiayam Kecamatan Jekulo, Desa Wonosoco Kecamatan Undaan dan Desa Jepang Kecamatan Mejobo,” katanya kepada MuriaNewsCom, Sabtu (19/11/2016).

Menurutnya, gerbang keempat desa sekarang masih dalam proses pembangunan. Rencananya, gerbang akan diselesaikan pada akhir tahun ini, sehingga mulai tahun depan sudah dapat dinikmati masyarakat desa setempat dan juga lainnya.

Untuk anggaran, dia mengatakan tiap desa yang dibangunkan gerbang menghabiskan dana kisaran Rp 350 juta. Biaya tersebut diambil dari APBD perubahan. Praktis, mau tidak mau hal itu harus selesai pada akhir tahun ini juga.

Desa Kaliwungu, dibuatkan gerbang dengan bentuk gebyok, hal itu lantaran desa tersebut dikenal dengan gebyok dan juga termasuk pembuat gebyok Kudus dahulu kala. Gebyok yang dibuatkan bukanlah dari kayu, melainkan dari tembaga.

Sedangkan untuk Jepang, dibuatkan gerbang bambu, Patiayam dibuatkan Gerbang Gajah dan Wonosoco dibuatkan gerbang wayang klitik untuk menyambut memasuki wilayah wisata winosoco. “Ini juga bentuk perhatian kami Kepada rintisan desa wisata. Semoga mereka yang ada di desa dapat menjadi lebih semangat,” ujarnya.

Sebenarnya, rintisan desa wisata di Kudus tidak hanya empat desa. Melainkan terdapat 11 desa, yang tersebar di sembilan kecamatan. Dan perkembangan kini, sudah ada dua desa lainnya yang ingin bergabung menjadi desa wisata. Keduanyaadalah Desa Margorejo Dawe dan Wates di Undaan. “Perkembangannya bagus, untuk Margorejo, masih proses verifikasi. Sementara untuk Wates, tinggal menunggu SK turun,” imbuhnya.

Dia menjelaskan masyarakat di desa wisata juga sudah sadar akan pentingnya wisata di wilayah mereka. Untuk itulah pemkab juga semangat untuk membantunya. Pembuatan gerbang identitas di Desa Kaliwungu ada yang disesalkan warga. Seperti diungkapkan Munir, warga Kaliwungu. Dia menyayangkan pembuatan gerbang yang merobohkan identitas lawan desanya. Padahal, kata dia identitas lawas sudah menjadi ikon wilayah.

“Dulu ada tugu di perempatan, namun kini hilang karena dibangunkan gerbang. Seharusnya tugu masih dibiarkan malah lebih bagus,” keluhnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →