Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Bagi Pengendara yang Melintasi Kota Purwodadi, Hati-hati Ketika Masuk Jalur Ini



Reporter:    /  @ 15:00:58  /  18 November 2016

    Print       Email
Sebuah truk tangki menerjang pulau jalan yang membelah ruas Jalan Gajah Mada Purwodadi jadi dua lajur, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sebuah truk tangki menerjang pulau jalan yang membelah ruas Jalan Gajah Mada Purwodadi jadi dua lajur, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan-Sejumlah pihak meminta instansi terkait segera memasang rambu peringatan di ruas Jalan Gajah Mada Purwodadi. Tepatnya, di depan Kantor Dinas Kesehatan Grobogan.

Hal itu diperlukan mengingat ruas jalan tersebut rawan kecelakaan. Selain rambu, penerangan jalan juga perlu ditambah demi menghindari adanya kecelakaan lalu lintas. “Situasi di sini gelap dan tidak ada rambu peringatan. Makanya, ruas ini sangat rawan kecelakaan,” ujar Winoto, warga setempat.

Menurut warga, dalam satu bulan terakhir, di titik jalan tersebut sudah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar dan roda empat.

Kronologi yang menyebabkan kecelakaan tersebut juga hampir sama. Yakni, kendaraan dari arah barat menuju Bundaran Simpang Lima menabrak pulau jalan.

Dari pengamatan di lapangan, ruas Jalan Gajah Mada sepanjang hampir 2 Km itu kondisinya tidak sama. Mulai dari Bundaran Tugu Tani ke arah timur, kondisi jalan tidak ada pemisahnya, hingga menjelang masuk depan Kantor Dinas Kesehatan.

Mulai depan kantor ini, kondisi jalannya terbelah jadi dua lajur yang dipisahkan pulau jalan. Bagi pengendara yang jarang lewat situ, kebanyakan tidak tahu kalau ada pulau jalan mulai depan Kantor Dinas Kesehatan tersebut.

Akibatnya, sudah seringkali ada kendaraan dari arah barat yang melaju lurus hingga akhirnya menabrak pulau jalan itu. Terlebih, saat melaju pada malam hari karena tidak ada rambu peringatan berubahnya kondisi jalan dan gelapnya di tempat tersebut.

“Beberapa minggu lalu, saya hampir menabrak pulau jalan di situ. Saat itu, saya mau menyalip sebuah mobil ternyata di depan ada pulau jalan. Untungnya, waktu itu saya melaju pelan dan masih bisa banting stir ke kiri sehingga tidak menabrak pulau jalan dari beton itu. Sebenarnya, saya sudah sering lewat situ tetapi kadang lupa kalau separuh ruas Jalan Gajah Mada itu ada pulau jalannya,” kata Sugeng Riyadi, warga Toroh yang sekarang tinggal di Demak.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Grobogan Agung Sutanto ketika dimintai komentarnya menyatakan, sebenarnya, pihaknya sudah memasangi rambu.Yakni, berupa tiang lampu kedap-kedip yang jadi tanda supaya pengendara berhati-hati.

Namun, rambu tersebut roboh ditabrak bus antarkota antarprovinsi (AKAP) sekitar satu bulan lalu. Pihak otobus menjanjikan untuk mengganti rambu yang rusak. Tetapi sampai saat ini belum direalisasikan.

“Kami sudah minta komitmen pihak bus agar segera mengganti rambu tersebut. Sebab, keberadaan rambu ini memang penting sekali bagi pengendara. Kami berharap, pengendara yang lewat daerah situ agar berhati-hati,” kata Agung melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Rambu Susanto Adi Wibowo.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →