Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Bupati Kudus Ternyata Lincah Juga Urusan Menjahit, Lho



Reporter:    /  @ 10:27:20  /  17 November 2016

    Print       Email
Bupati Kudus H Musthofa mendapat tutorial dari seorang pekerja bagaimana cara menjahit kerudung atau jilbab untuk memasang aksesoris, pada kunjungannya ke pelaku UMKM di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati. (Istimewa)

Bupati Kudus H Musthofa mendapat tutorial dari seorang pekerja bagaimana cara menjahit kerudung atau jilbab untuk memasang aksesoris, pada kunjungannya ke pelaku UMKM di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus H Musthofa ternyata memiliki keahlian lain, selain pintar mengurus pemerintahan. Salah satunya urusan jahit menjahit.

Itu diperlihatkannya saat mengunjungi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pembuat aneka souvenir, di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati. Di sana, bupati diajari langsung bagaimana menjahit barang-barang souvenir itu sampai jadi.

Seorang pekerja perempuan, mengajarkan bupati bagaimana menjahit dengan tangan sebuah kerudung atau jilbab yang diberi hiasan tertentu. Dengan telaten, bupati mengikuti instruksi dari pekerja tersebut.

”Ini saya bisa menjahit, lho. Kalau diterus-teruskan, bisa buka usaha jahit menjahit saya ini,” katanya.

Selain itu, bupati juga diajari cara menjahit sebuah dompet dengan mesin jahit yang ada di sana. Usai mendapatkan instruksi, bupati dengan lincah, menjahit sebuah dompet. Hasilnya juga tidak kalah dengan pekerja lainnya.

Berkunjung ke pelaku UMKM memang selalu menjadi agenda dari bupati. Karena bupati selalu menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan sesungguhnya ada di pundak para pelaku UMKM.

Kali ini yang dikunjungi adalah tempat usaha milik Puji Hartono, di Desa Jati Kulon. Menurut bupati, produknya ini mampu menyesuaikan dengan permintaan pasar. Tujuh karyawan yang dimiliki, termasuk beberapa ada yang ibu rumah tangga, membuktikan bahwa usaha mikro kecil merupakan lapangan kerja potensial bagi yang mau untuk berusaha.

”Di Kudus ini tidak ada orang yang nganggur. Tentu bagi yang mau berusaha. Bahkan ibu-ibu ini juga produktif menghasilkan produk bagus seperti ini,” katanya.

Berbagai program dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM, juga sudah dilaksanakan. Misalnya saja dengan program Kredit Usaha Produktif (KUP) yang sudah berjalan baik selama ini.

Termasuk juga mengikutsertakan produk-produk hasil UMKM itu ke pameran dagang yang ada. Sehingga pemasaran terhadap produk tersebut akan berjalan dengan baik.

Karena itu, ke depan bupati akan memfasilitasi pemasaran produk hingga lebih luas. ”Jika selama ini pemerintah daerah memfasilitasi pemasaran dengan menggelar ekspo di tingkat nasional, maka saya bercita-cita mengenalkan produk-produk ini hingga ke pasar internasional,” tegasnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →