Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Plt Bupati Pati Budiyono Angkat Keranda Jenazah Korban Terseret Arus Sungai



Reporter:    /  @ 15:15:57  /  16 November 2016

    Print       Email
Plt Bupati Pati Budiyono (kanan) bersama dengan anggota TNI AD ikut mengangkat keranda jenazah Munasih, warga Pegandan, Margorejo yang meninggal dunia terseret arus sungai. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Plt Bupati Pati Budiyono (kanan) bersama dengan anggota TNI AD ikut mengangkat keranda jenazah Munasih, warga Pegandan, Margorejo yang meninggal dunia terseret arus sungai. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ada pemandangan yang tidak biasa di rumah duka korban terseret arus sungai di Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, Pati, Rabu (16/11/2016). Plt Bupati Pati Budiyono ikut mengangkat keranda jenazah Munasih (60), seorang nenek yang meninggal dunia karena terseret arus sungai lantaran banjir.

Sontak, hal itu mendapatkan perhatian warga. Pasalnya, orang yang mengangkat jenazah biasanya keluarga dekat. Namun, peran itu diambil Budiyono. Bahkan, dia mengangkat keranda pada bagian depan bersama dengan salah satu anggota TNI AD.

“Sangat jarang ada pemimpin seperti itu. Jelas terharu melihatnya. Angkat keranda biasanya dilakukan kerabat dekat. Mungkin Pak Budiyono ikut prihatin dan bela sungkawa yang begitu dalam akibat banjir, hingga ikut mengangkat keranda,” ungkap Muharror, salah satu warga Pati.

Sebelumnya, Munasih ditemukan meninggal dunia di wilayah sungai Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo, karena terseret arus sungai dari Sungai Desa Pegandan, Margorejo. Proses pencarian jenazah korban pun berlangsung lama. Tim SAR dari berbagai instansi diterjunkan, seperti personel Koramil Margorejo, Polsek Margorejo, BPBD Pati, Tagana, RAPI, Siaga DIM, dan penduduk setempat.

“Korban dilaporkan terseret arus sungai pada Selasa (15/11/2016) sore. Setelah disisir, jasad korban ditemukan pada Rabu (16/11/2016). Jenazah ditemukan 5 km dari lokasi kejadian. Setelah kami temukan, jenazah kami serahkan dokter puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Danramil Margorejo Kapten Inf Djumali.

Hasil pemeriksaan, dr Umi Fitriyati menuturkan, korban mengalami luka-luka robek sepanjang 2×2 cm pada bagian pelipis, lebam pada dahi kiri, lecet dada kiri, lecet pantat kanan dan lutut kiri. “Luka terjadi, karena benturan dengan benda-benda keras saat jasad terbawa arus,” tandas dr Umi.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →