Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Puskesmas Ngembal Kulon  Kudus Adakan Talk Show Kesehatan Balita



Reporter:    /  @ 14:00:33  /  16 November 2016

    Print       Email
Kepala Puskesmas Ngembal Kulon dokter Mustiko Wibowo saat menyampaikan keterangannya dalam Talk Show kesehatan di Aula Balai Desa Jepang Pakis, Rabu (16/11/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kepala Puskesmas Ngembal Kulon dokter Mustiko Wibowo saat menyampaikan keterangannya dalam Talk Show kesehatan di Aula Balai Desa Jepang Pakis, Rabu (16/11/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – BLUD Puskemas Ngembal Kulon, menggelar talk show Kesehatan dengan tema Balita Sehat Tumbuh Kembang Optimal di Aula Balai Desa Jepang Pakis, Rabu (16/11/2016). Kegiatan tersebut diikuti ratusan ibu yang memiliki anak balita di lingkup Puskesmas Ngembal Kulon.

Kepala Puskesmas Ngembal Kulon dokter Mustiko Wibowo mengatakan, kegiatan bertujuan untuk mengetahui secara langsung keluhan sejumlah ibu dan balita, di lingkup puskesmasnya. Dengan dihadirkan narasumber yang andal yakni dokter Agustin Faizah, dokter spesial gizi klinik di RSUD. “Narasumber kegiatan talk show merupakan dokter yang berpengalaman dan satu satunya dokter yang berkecimpung masalah gizi di RSUD,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, di puskemas setempat membawahi beberapa desa di Kecamatan Jati. Meliputi Desa Jepang Pakis, Getas Pejaten, Loram Wetan, Megawon, Ngembal Kulon dan Tumpang Krasak. Keenam desa diundang untuk mengikuti talk show. Jumlah peserta yang ikut mencapai ratusan dengan rincian, ibu yang memiliki balita 100 orang, balita 100 orang, kader desa, serta perwakilan tim PKK yang terdapat di tiap desa.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut dinilai pas lantaran dibutuhkan masyarakat. Khususnya ibu yang memiliki balita. Sebab keluhan yang paling banyak adalah tentang gizi anak yang berpengaruh dengan berat badan balita. “Kadang yang diresahkan itu adalah balita yang kurang berat badan, kenapa tidak gemuk-gemuk. Padahal itu banyak faktor yang berpengaruh. Termasuk juga keturunan dan juga gizi makanan,” ungkapnya.

Untuk itulah asupan gizi anak sangat dibutuhkan oleh balita. Selain itu juga dibutuhkan cara membuat makanan dengan gizi cukup, agar bayi dan balita mampu tumbuh sehat sesuai dengan usianya. Berdasarkan data yang dimiliki, di lingkup Puskemas Ngembal Kulon tidak ada kasus gizi buruk. Namun untuk kasus kurang gizi cukup banyak, bahkan mencapai angka 104 balita kurang gizi. Hanya, dijelaskan kategori kurang gizi berbagai hal. Termasuk juga balita yang gizinya kurang satu ons juga termasuk kurang gizi. Sehingga jumlahnya cukup banyak.

Dr Agustin Faizah mengatakan, asupan gizi menjadi hal yang penting dalam pertumbuhan. Untuk itulah orang tua khsususnya harus mengerti kebutuhan gizi balita agar pertumbuhannya dapat sesuai dengan usia. “Asupan gizi sangat dibutuhkan oleh  balita. Selain itu juga pola makan juga sangat penting dalam hal pertumbuhan,” ujarnya.

Acara tersebut dibuka oleh perwakilan PKK Kabupaten Sumiyatun.  Perempuan yang juga menjabat Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kudus itu memberikan banyak pesan kepada ibu yang hadir. Di antaranya adalah menjaga kebersihan lingkungan serta memberikan asupan gizi terbaik sepeti asi. “Asi baiknya diberikan selama dua tahun. Dalam kesehatan dan agama juga mengajarkan demikain. Dan itu sangat bagus,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →