Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Puluhan Polisi di Grobogan Kenakan Pakaian Adat Dalam Operasi Zebra Candi



Reporter:    /  @ 11:35:42  /  16 November 2016

    Print       Email
Anggota Polres Grobogan berpakaian adat daerah mengikuti pembacaan ikrar kebhinekaan bersama tokoh agama, Rabu (16/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota Polres Grobogan berpakaian adat daerah mengikuti pembacaan ikrar kebhinekaan bersama tokoh agama, Rabu (16/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan kegiatan Operasi Zebra Candi 2016 di wilayah Grobogan. Dalam kegiatan ini, Polres Grobogan menerjunkan 20 polisi khusus untuk mendukung operasi.

20 polisi ini (10 pria dan 10 wanita) tidak mengenakan seragam seperti biasanya. Tetapi, mereka memakai pakaian adat dari berbagai daerah.

Sebelum terlihat dalam kegiatan, polisi berpakaian adat ini terlebih dahulu ikut dalam acara apel gelar pasukan dan apel kebhinekaan yang dilangsungkan di Mapolres Grobogan, Rabu (16/11/2016). Pelaksanaan apel dipimpin langsung Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning.

Selain jajaran kepolisian, TNI, dan Dishubkominfo setempat, apel tersebut juga dihadiri berbagai kalangan. Seperti, para pelajar, ormas, tokoh masyarakat dan tokoh berbagai agama dan perwakilan FKPD yang ada di Grobogan. Dalam kesempatan itu, dilakukan pula pembacaan ikrar kebhinekaan yang dilakukan tokoh agama dan polisi berpakaian adat.

Dalam kesempatan itu, Agusman meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kerukunan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya dengan munculnya informasi yang tidak jelas kebenarannya.

“Kebhinekaan yang ada di Indonesia ini harus selalu kita jaga bersama. Jangan mudah terhasut dengan berita-berita yang belum bisa dipastikan kebenarannya,” kata Agusman.

Sementara itu, apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2016 ditandai dengan apel penyematan pita pada perwakilan petugas. Kegiatan ini digelar dalam rangka menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas), serta pelaksanaan cipta kondisi menjelang pilkada dan perayaan Natal dan tahun baru 2017.

Agusman menyatakan, pelaksanaan Operasi Zebra Candi akan digelar mulai 16-29 November mendatang. Dalam kegiatan ini, ada beberapa  sasaran prioritas yang ditentukan. Antara lain, pengendara yang berpotensi menyebabkan laka lantas, melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan helm serta memuat penumpang dengan bak terbuka.

“Selama operasi ini, para petugas akan mengedepankan penegakan hukum bagi para pelanggar lalu lintas. Meski demikian, kami juga masih tetap melakukan upaya preventif dan preemtif,” tegasnya.

Selain itu, pengamanan jalur zona merah atau rawan kecelakaan bakal menjadi titik fokus pengamanan. Pada titik tersebut akan diperketat penjagaannya. Dengan begitu, bisa menekan terjadinya kecelakaan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →