Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Biar Kualitas Pelayanan Membaik, Tahun Depan PDAM Grobogan Bakal Bangun IPA Baru



Reporter:    /  @ 21:13:50  /  15 November 2016

    Print       Email
Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono saat mengecek proses pengolahan air di IPA Sambak, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono saat mengecek proses pengolahan air di IPA Sambak, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Ada dua hal yang selama ini selalu jadi keluhan pelanggan PDAM Grobogan. Yakni, masih belum bagusnya kualitas air dan sering ngadatnya distribusi ke rumah pelanggan. Para pelanggan berharap, dua masalah utama pelayanan PDAM ini segera dibenahi.

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono mengakui jika pelayanan yang diberikan pada pelanggan memang belum maksimal. Sedikit demi sedikit dua hal yang dikeluhkan pelanggan akan segera ditangani.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun satu unit instalasi pengolahan air (IPA) pada tahun 2017 nanti. Lokasinya berada di lahan IPA yang ada saat ini di Jl HM Thamrin, seberang Stadion Krida Bhakti Purwodadi.

“Satu IPA baru nanti ukurannya 15×9 meter dengan kapasitas produksi 50 liter per detik. Dengan adanya IPA baru ini akan memperlancar distribusi air ke rumah pelanggan,” kata pria yang baru seminggu menjabat posisi direktur itu.

Pada tahun 2017, jelas Bambang, pihaknya akan mendapat penyertaan modal sebesar Rp 8,6 miliar lewat dana APBD. Sebagian dana tersebut dialokasikan untuk pembuatan IPA baru.

Pembangunan IPA itu nantinya memerlukan waktu sekitar enam bulan. Ditargetkan, sekitar Oktober 2017 sudah bisa dioperasikan. Mengenai kualitas air, Bambang menyatakan, salah satu penyebab utama adalah pipa jaringan distribusi yang sudah waktunya diganti. Sebab, sebagian besar pipa saat ini usianya sudah puluhan tahun dan di dalamnya terdapat endapan sehingga membuat air jadi keruh.

“Hasil pengolahan di IPA, kondisi air sudah jernih tetapi ketika masuk ke rumah sebagian pelanggan jadi keruh. Berarti, jaringan menuju pelanggan ini mesti dibenahi. Saat ini, kita sedang buat peta jaringan distribusi supaya tahu posisi pipa yang sudah lama dan waktunya diganti,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →