Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Waduh,Tunggakan Pelanggan PDAM Grobogan Capai Rp 2,2 Miliar



Reporter:    /  @ 19:00:31  /  15 November 2016

    Print       Email
Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono saat melihat peralatan pengolahan air, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono saat melihat peralatan pengolahan air, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Selain memperbaiki pelayanan dan kualitas air, masalah penyelesaian tunggakan pembayaran dari pelanggan juga jadi skala prioritas yang dilakukan Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono. Hal itu dilakukan mengingat jumlah tunggakan pembayaran ini nilainya mencapai Rp 2,2 miliar.

Menurut Bambang, untuk memaksimalkan penyelesaian tunggakan, dia sudah membentuk tim penagihan. Jumlah tim ada 18 orang yang dipimpin Kepala Satuan Pengawasan Internal PDAM Dwi Raharjo.

“Jumlah pelanggan yang menunggak pembayaran ini berkisar 12.000. Pelanggan ini menunggak pembayaran dengan kisaran 3-12 bulan. Tunggakan ini kita upayakan untuk bisa tertagih secara bertahap,” kata Bambang yang ditemui wartawan saat meninjau instalasi pengolahan air (IPA) PDAM di seberang Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Selasa (15/11/2016).

Pria yang baru seminggu menjabat direktur itu menyatakan, penarikan piutang dari tunggakan pembayaran itu penting dilakukan. Sebab, dana yang bisa tertagih nantinya bisa digunakan untuk biaya operasional perusahaan.

Menurut Bambang, saat ini, masih banyak peralatan terutama di IPA yang perlu perbaikan dan peremajaan. Baik kendaraan operasional maupun peralatan untuk pengolahan air.

Untuk melakukan kebijakan ini tentu butuh biaya yang tidak sedikit. Salah satu sumber dana yang bisa kita dapat adalah menagih tunggakan.“Kondisi keuangan PDAM saat ini sangat terbatas. Oleh sebab itu, penagihan tunggakan jadi salah satu solusinya. Dalam menyelesaikan tunggakan ini kita akan upayakan secara persuasif lebih dulu,” cetus mantan Direktur Perusda Purwa Aksara itu.

Sementara itu, beberapa pelanggan PDAM yang dimintai komentarnya menyatakan, mereka sengaja menunggak pembayaran karena beberapa alasan. Antara lain, kualitas air yang didapat masih belum memadai. Selain itu, distribusi air juga sering tidak lancar.

“Karena alasan inilah saya terkadang malas bayar rekening air. Kita harapkan, PDAM nantinya juga berupaya untuk meningkatkan kualitas biar pelanggan tidak enggan bayar tagihan,” ujar Lisgianti, warga Kelurahan Purwodadi.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →