Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Panwaskab Pati Tegaskan Botoh Bisa Dikenakan Pidana Pemilu



Reporter:    /  @ 15:30:18  /  15 November 2016

    Print       Email
Ketua Panwaskab Pati Achwan menegaskan menindak tegas pelaku politik uang. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Ketua Panwaskab Pati Achwan menegaskan menindak tegas pelaku politik uang. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pilkada serentak yang akan digelar pada 15 Februari 2017 tinggal menghitung hari. Pesta demokrasi untuk memilih pemimpin terbaik tersebut diharapkan bisa berlangsung demokratis dan bermartabat.

Karena itu, Ketua Panwas Kabupaten Pati Achwan menegaskan, siapa saja yang berupaya menjanjikan atau memberikan sesuatu, termasuk uang untuk mempengaruhi seseorang untuk memilih atau tidak memilih akan dikenakan pelanggaran politik uang. Hal itu tidak hanya berlaku untuk tim sukses, tetapi juga pihak di luar tim sukses.

“Setiap orang, meski tidak terdaftar sebagai tim sukses, bisa dikenakan pelanggaran politik uang bila menjanjikan, memberikan, atau mempengaruhi orang untuk memilih atau tidak memilih. Hal itu sudah tertuang dalam UU Nomor 10 Tahun 2016,” ujar Achwan, Selasa (15/11/2016).

Dengan aturan tersebut, botoh diakui bisa terkena pelanggaran politik uang bila terbukti mencoba mempengaruhi pemilih menggunakan uang, termasuk menjanjikan atau memberikan sesuatu, kendati botoh tidak berada dalam lingkaran tim sukses. Hal itu diharapkan agar siapa saja tidak bisa mempengaruhi suara pilkada.

“Meski tidak ikut tim sukses, tapi bila terbukti mempengaruhi hasil suara menggunakan uang, bisa dikenakan pelanggaran money politics. Kami tidak akan segan untuk menindak dengan tegas kepada siapa saja yang mencoba melakukan politik uang. Itu masuk pidana pemilu,” tandas Achwan.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →