Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Digerogoti Tikus, Tanggul Goleng Jati Kudus Bocor



Reporter:    /  @ 12:19:55  /  15 November 2016

    Print       Email
Warga berada di tanggul Goleng di di Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Warga berada di tanggul Goleng di di Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Tanggul Goleng, yang terdapat di Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kudus, mengalami kebocoran. Bocornya tanggul diketahui karena digerogoti tikus  di kawasan tersebut. Sampai kini belum ada penanganan dari pemerintah setempat.

Kepala BPBD Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan,  kejadian bocornya tanggul diketahui warga, Senin (14/11/2016) malam. Bocor di kawasan tersebut ada di lima titik sepanjang tanggul tersebut. “BPBD sudah mendatangi lokasi. Lokasi bocor berjarak yang tidak terlalu jauh dari lokasi lainnya,” katanya kepada MuriaNewsCom,Selasa (15/11/2016).

Dia mengatakan, sebenarnya tanggul sudah berada di jarak puluhan meter dari bibir sungai. Hanya karena tekanan air sungai Gelis yang terlalu kuat, berakibat air meluber. Sebenarnya sungai Gelis memiliki arus yang masih normal sekarang. Namun, karena dapat kiriman arus dari Sungai Wulan, aliran air Sungai Gelis juga bertambah kencang. “Jadi, sentoran dari Wulan sangat tinggi sehingga mengakibatkan Sungai Gelis penuh air. Bahkan air di sini (sekitar tanggul) terlihat tenang dan nampak nyaris tak bergerak,” ungkapnya.

Nor Badri, Kades Pasuruhan Lor mengatakan kalau bocornya tanggul disebabkan oleh gangguan tikus. Tikus yang banyak menggerogoti tanggul sehingga banyak lubang di sekitar tanggul. “Banyak yang berlobang karena tikus, kami khawatir juga sampai tanggulnya tidak kuat menahan malahan jebol,” katanya.

Dia berharap, penanganan segera dilakukan supaya warga tidak was-was karena bocornya air semakin banyak dan semakin lebar. Bahkan kalau perlu bisa dicor supaya tidak bisa lagi dirusak tikus. “Tanggul ini sejak nenek moyang belum pernah ditangani. Untuk itulah membutuhkan penanganan yang cepat dan  segera mungkin,” ungkapnya

Dia menjelaskan, sebenarnya sudah sering mengajukan permintaan untuk membenahi. Namun tiap kali mengajukan selalu gagal. Padahal kebocoran tanggul sudah dimulai semenjak 2010 lalu tiap kali musim hujan.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →