Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Hebat,  PNS Kudus Ini Ternyata Jawara Tarung Bebas



Reporter:    /  @ 11:51:38  /  14 November 2016

    Print       Email
Ngabdi Manggio Mulyadi (37), PNS di Kudus yang berprestasi di laga tarung bebas One Pride Mixed Martial Arts (MMA), di Mahaka Square, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Ngabdi Manggio Mulyadi (37), PNS di Kudus yang berprestasi di laga tarung bebas One Pride Mixed Martial Arts (MMA), di Mahaka Square, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Prestasi membanggakan diraih seorang PNS di lingkungan Pemkab Kudus, Ngabdi Manggio Mulyadi (37). Ngabdi meraih juara dalam pertandingan tarung bebas bergengsi di laga One Pride Mixed Martial Arts (MMA), di Mahaka Square, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) lalu.

Ngabdi adalah PNS di lingkup Disdikpora Kudus. Dia membuktikan berhasil meraih juara kelas ringan. Selain mengikuti One Pride MMA,  sejak tahun 2004 lalu, dia pun pernah meraih juara sebanyak enam kali. Sejak itu karirnya terus melejit, hingga dia berhasil meraih juara. Seperti pada laga One Championsip Internasional, pada 5 April lalu.

Selain itu, kejuaraan lainnya pun diraih sejak aktif sejak 1998 silam. Di antaranya, pernah meraih medali perak pada PON di Surabaya pada tahun 2000. Sedangkan Pra PON di tahun 2007, meraih medali emas dan menjadi pegulat terbaik.

“Saya mulai ikut kejuaraan One Pride MMA, sudah beberapa tahun lalu. Dan hasilnya, lima kali berturut-turut selalu meraih juara dalam pertandingan dan meraih emas,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia yang akrab disapa Ngabdi itu mengaku, kunci kemenangannya adalah selalu berlatih keras untuk bisa menang. Selain rutin latihan, dia juga aktif berdoa dan konsistensi dalam berlatih dan berolahraga.

Ngabdi menceritakan, kecintaanya dengan olahraga tarung tersebut. Tepatnya ketika masih sekolah di SMKN 1 Semarang. Saat itu niatannya hanya berlatih fisik. Namun oleh pelatihnya,  dinilai memiliki fisik yang bagus.

Kemudian dia ditawari untuk ikut gulat, dan dijanjikan akan diikutkan kejuaran. Setelah selama tiga bulan, mengikuti latihan secara rutin. Tawaran itu disanggupi Ngabdi, dan dilaksanakan dengan baik. “Setelah tiga bulan, saya diikutkan kejuaraan nasional. Namun, saat itu hanya mendapat peringkat enam, setelah itu saat giat berlatih,” ungkapnya.

Sementara itu, kata Ngabdi, selain menjadi staf di bidang olahraga di Disdikpora Kudus,  dia masih aktif menjadi palatih olahraga tarung bebas di Kudus.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →