Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Ketua Pagar Nusa Kudus: Kami dari Santri untuk Bela NKRI



Reporter:    /  @ 17:43:32  /  13 November 2016

    Print       Email
kudus-silat-e

Pengurus Pencak Silat NU Pagar Nusa Kudus periode 2016-2021, telah resmi dibentuk, pada Minggu (13/11/2016), di Gedung JHK, Kecamatan Bae. Ke depannya, organisasi ini akan tetap mengedepankan tujuan membela ulama, kiai, dan NKRI. (Merie/MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Pengurus baru Pencak Silat NU Pagar Nusa Kudus periode 2016-2021, telah resmi dibentuk, pada Minggu (13/11/2016), di Gedung JHK, Kecamatan Bae. Ke depannya, organisasi ini akan tetap membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Pencak Silat NU Pagar Nusa Kudus Husnul Khitam mengatakan, pihaknya akan tetap mengedepankan ajaran-ajaran yang sudah ditetapkan, sejak lembaga ini didirikan dulu.

”Organisasi ini akan berbeda dengan yang lainnya. Di antaranya adalah kami memahami akan tradisi keislaman, mengedepankan ukhuwah terhadap sesama muslim, tidak membedakan suku, agama, atau golongan. Dan selalu menjalin tali persuadaraan seluruh umat muslim. Dan yang terpenting, selalu terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI,” tuturnya.

Husnul mengatakan, organisasi ini didirikan pada 3 Januari 1986 oleh para santri pondok pesantren. Di mana tujuannya adalah melindungi ulama dan kiai. ”Namun, sekarang tujuannya sudah lebih dari itu. Selain tetap melindungi para kiai dan ulama, kami juga akan menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Kegiatan tadi, selain menggelar acara pelantikan, juga ada kegiatan mengaji budaya, dan rapat kerja 1 bagi kepengurusan periode 2016-2021. Selain dihadiri pengurus, juga dihadiri kiai Kudus KH Ulil Albab Arwani, dan Kepala Kantor Kesbangpol Kudus Djati Solechah.

Beragam acara ditampilkan dalam acara itu. Termasuk juga pertunjukan pencak silat sendiri, yang diawali dengan menyanyikan lagu mars Pagar Nusa Kudus oleh siswa MANU Banat.

Husnul mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihaknya antara lain, mendidik anak-anak dari sekolah-sekolah yang ada di bawah Lembaga Pendidikan Ma’arif, belajar silat. Dan itu sudah terbukti dengan beragam penghargaan yang diterima oleh siswa dan sekolah.

”Untuk itu, kami harap sekolah yang ada di bawah naungan LP Ma’arif yang belum bekerja sama dengan Pagar Nusa Kudus, bisa melakukan kerja sama dengan kami. Tidak ada ruginya, kok. Malah, siswa bukan hanya diajari soal ilmu bela diri silat yang merupakan warisan dan budaya Indonesia, namun juga akhlak yang baik tentunya,” imbuhnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →