Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pembangunan Saluran Air Logung Akan Diserahkan ke Pemkab Kudus



Reporter:    /  @ 19:26:16  /  12 November 2016

    Print       Email
Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan proyek pembangunan Waduk Logung, di Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol  Hadi)

Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan proyek pembangunan Waduk Logung, di Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol  Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Waduk Logung, Zulfan Arief Mustafa, mengatakan kalau pembangunan Waduk Logung akan diselesaikan sesuai dengan kontrak. Untuk pembangunan saluran air baku yang digunakan PDAM, dipercayakan kepada memkab untuk membangunnya. Pemkab bebas mengerjakan apakah setelah jadi, ataukah sambil jalan.

“Prinsipnya bebas, ibaratnya membuat tandon air, jadi jika salurannya jadi lebih dulu kan tidak masalah, tinggal nanti menyambungkan dengan tandon air tersebut,” katanya kepada MuriaNewsCom, Sabtu (12/11/2016).

Pihaknya siap  diajak komunikasi jika ingin membicarakan tentang saluran air tersebut. Sehingga nantinya tidak akan saling terganggu dengan proses pembangunan, baik saluran maupun, Waduk Logung sendiri.

Dia menjelaskan, satu dari sekian banyak manfaatnya. Jika nanti ada  saluran air, maka air bisa lebih bersih. Air bersih tersebut nantinya dapat digunakan oleh PDAM dan juga pengairan sawah.

Hanya, air di Logung juga memiliki masalah pencemaran. Kondisi itu membuat tugas tambahan PDAM atau Pemkab Kudus untuk mengatasinya. Pencemaran dimungkinkan akibat sampah rumah tangga di kawasan dataran tinggi.

Hal itu dikatakan Dodik Indra Irawan, Konsultan Supervisi Pembangunan Bendungan Logung. Menurutnya, satu dari dua sumber pengisi waduk Logung sudah tidak sehat lantaran banyak tercemar.

“Saya menduga karena limbah rumahan. Mungkin masyarakat membuang sampah dan sejenisnya masih di sungai, sehingga airnya tercemar,” katanya saat didatangi Komisi C bebebepa waktu lalu.

Menurutnya, aliran pengisi air ada dua sungai, yakni sungai Gajah dan Sungai Logung. Yang tercemar, adalah sungai Gajah yang berasal dari pemukiman warga. Sedangakn untuk sungai Logung, hingga kini masih aman karena dari perkebunan.

Sementara, Direktur PDAM Kudus Ahmadi Safa kini sedang mempersiapkan saluran air yang akan dipasang untuk Logung. Hanya pihaknya masih memastikan apakah akan memasang dalam waktu dekat ini ataukan nanti

Hal itu berkaitan dengan biaya yang dikeluarkan. Kekhawatiran akan adanya saluran yang rusak juga menjadi pertimbangan jika tidak segera terisi air dari Logung.

“Untuk airnya kami tahu tidak bersih. Makanya kami juga mempersiapkan cara untuk mensterilkan. Dan itu juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit juga,” ungkapnya.

Editorial : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →