Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

170 SD di Kudus Diusulkan Dapat DAK 2017



Reporter:    /  @ 17:30:29  /  12 November 2016

    Print       Email

dak

MuriaNewsCom, Kudus – Sedikitnya 170 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kudus,  diusulkan mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN tahun 2017. Hal itu untuk membantu fasilitas sekolah agar lebih baik lagi dan juga lebih nyaman.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Joko Susilo. Dia mengatakan, dari 170 SD tersebut, sebanyak 34 SD usulan mendapat bantuan pembangunan fisik. Sedangkan 136 SD, akan mendapat bantuan untuk prasarana, seperti alat peraga dan media edukasi.

“Untuk anggarannya, nanti mencapai Rp 11 miliar lebih. Jika dibandingkan tahun 2016, kenaikannya cukup signifikan. Karena untuk tahun 2016, hanya mendapat Rp 6 milliar saja. Mudah-mudahan saja berhasil,” katanya kepada MuriaNewsCom, Sabtu (12/11/2016).

Adapun untuk petunjuk dan teknisnya (Juknis), belum sampai ke tangannya. Rencananya bantuan tersebut, hanya untuk sarana fisik, sesuai dengan rapat koordinasi dengan Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan (Mendikbud), yang dilaksanakan di Yogyakarta beberpaa waktu yang lalu.

Juknis pelaksanaan dimungkinkan sama dengan tahun ini, yakni pembangunan sekolah yang menggunakan DAK. Pelaksanaannya, baik pembangunan hingga pengawasan langsung dipercayakan kepada sekolah terkait. .

Hal itu, sudah menjadi aturan pelaksanaan DAK 2016 yang diterimanya. Sehingga, pembagunan mulai awal langsung ke pihak sekolah. Hanya untuk kepastian masih ditunggu

Dalam bantuan ada beberapa kategori. Untuk kerusakan 30% – 45%, masuk kategori rehab sedang. Sedangkan 45 – 65 persen, merupakan rehab berat. Dan yang nilai kerusakannya, mencapai 65 persen ke atas, harus rehab total atau dibongkar.

Tahun 2016 ini, DAK tahun ini, dilaksanakan untuk rehab sekolah, seperti pembagunan gedung kelas, perpustakaan dan sebagainya. Hal itu menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah masing-masing.

Pembangunan juga dilakukan sesuai dengan perencanaan. Sehingga tidak bisa jika perencanaannya untuk pembangunan ruang kelas, namun digunakan untuk membangun ruang lainnya.

Selain mendapat bantuan DAK, beberapa SD di Kota Kretek. Mendapat bantuan pemerintah (block grant). Untuk tahun 2017, bantuan tersebut menyasar ke 3 Sd untuk rehab, 2 Sd mendapat bantuan pemerintah.

“Ada juga dua SD lainnya mendapat bantuan ruang kelas baru. Sedangkan satu SD lainnya, mendapat bantuan sanitasi,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →