Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Lagi Ngamar, 7 Pasangan Bukan Suami Istri di Purwodadi Digelandang Polisi



Reporter:    /  @ 18:26:23  /  11 November 2016

    Print       Email
Pasangan bukan suami istri yang terjaring operasi pekat mendapat pengarahan dan pembinaan di Mapolres Grobogan, Jumat (11/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pasangan bukan suami istri yang terjaring operasi pekat mendapat pengarahan dan pembinaan di Mapolres Grobogan, Jumat (11/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Meski sudah sering dilangsungkan razia, namun masih saja kedapatan orang berlainan jenis yang tengah berduaan di kamar hotel. Padahal, mereka ini bukan pasangan suami istri.

Saat menggelar razia, Jumat (11/11/2016), anggota Polres Grobogan berhasil menjaring tujuh pasangan. Mereka ini ditemukan tengah berduaan dalam kamar di sejumlah penginapan yang ada di Kota Purwodadi.

“Selain single atau lajang, beberapa di antaranya ternyata sudah berkeluarga atau sudah bersuami maupun beristri. Totalnya ada tujuh pasangan yang kita amankan dalam kegiatan tadi,” kata Kasat Sabhara AKP Lamsir didampingi Kanit Turjawali Ipda Mujiyadari.

Kegiatan itu dilakukan seiring masih banyaknya aduan masyarakat terkait masih adanya perbuatan mesum yang dilakukan di tempat penginapan. Menindaklanjuti aduan ini, petugas kemudian menggelar operasi penyakit masyarakat.

Saat menyisir penginapan di Jalan S Parman, petugas mendapati ada dua pasangan. Setelah dicek, keduanya bukan suami istri. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di beberapa penginapan yang ada di Jalan Gajah Mada. Di sini, petugas mendapatkan lima pasangan yang juga bukan suami istri.

Saat hendak dibawa ke Mapolres Grobogan menggunakan mobil Dalmas, beberapa pasangan bukan suami istri tersebut sempat menolak. Alasannya, mereka berdua hanya istirahat saja dan baru saja masuk dalam kamar.

“Selama mereka tidak bisa menunjukkan bukti sebagai pasangan resmi atau suami istri, kami bawa mereka ke Mapolres untuk dikasih pembinaan. Setelah itu, mereka kami minta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Habis itu, mereka baru kami lepas,” terangnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →