Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Polisi dan Prajurit TNI Ziarah di Makam Pahlawan Giri Dharma Pati



Reporter:    /  @ 15:39:06  /  10 November 2016

    Print       Email
 Plt Bupati Pati Budiyono (kanan) bersama dengan Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma tengah menabur bunga di Makam Pahlawan Pati, Kamis (10/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Plt Bupati Pati Budiyono (kanan) bersama dengan Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma tengah menabur bunga di Makam Pahlawan Pati, Kamis (10/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati dan Kodim 0718/Pati menggelar agenda ziarah di Makam Pahlawan Giri Dharma Pati, Kamis (10/11/2016). Ziarah dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Sebelum ziarah, semua elemen masyarakat Pati menggelar upacara Hari Pahlawan yang dihadiri Plt Bupati Pati Budiyono sebagai inspektur upacara, Danramil Gunungwungkal Kapten Inf Sudirman sebagai komandan upacara, polisi, prajurit TNI, Satpol PP, Perhutani, Korpri, RAPPI, FKKPI, mahasiswa, pelajar, pramuka, santri, Persit dan Bhayangkari.

“Kami mengajak kepada seluruh pimpinan daerah, elemen masyarakat, dan remaja siswa-siswi sekolah agar tidak melupakan sejarah perjuangan para patriot bangsa yang sudah rela dalam perjuangannya melawan penjajah bangsa. Mereka rela meninggalkan keluarga untuk bertempur dengan penjajah Jepang dan Belanda hanya untuk merebut negara ibu pertiwi, NKRI,” ujar Budiyono.

Melihat perjuangan pahlawan yang rela kehilangan jiwa dan raga, Budiyono meminta kepada warga untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan memberikan sesuatu yang terbaik untuk negeri. “Jangan sampai para pejuang 1945 sedih melihat penerus bangsa yang lemah dan mudah diadu domba agar NKRI terpecah belah. Sementara kita tahu, perjuangan merebut NKRI tidak mudah,” tuturnya.

Budiyono juga mengimbau kepada warga untuk selalu bersatu dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang kaya akan sumber daya alam (SDA). Jangan sampai SDA yang melimpah di Tanah Air dirampas dan diambil oleh bangsa lain.

Di tengah SDA yang melimpah, institusi sekolah juga harus punya kualitas dan kapabilitas untuk meningkatkan mutu pendidikan agar para siswa bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan sesuai dengan keahliannya masing-masing. Lembaga pendidikan dinilai paling penting untuk mencetak SDM-SDM Indonesia yang berkualitas.

Senada dengan itu, Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengatakan, saat ini Indonesia tengah dilanda perang proxy, sebuah perang yang tidak tampak. Ada pula pihak yang ingin membuat Indonesia seperti Arab Spring.

Semua upaya pemecah belah bangsa diakui tidak akan berhasil bila semua elemen masyarakat bersatu padu untuk selalu bertumpu pada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. “Para pejuang kita tidak butuh pamrih. Mereka hanya butuh bagaimana penerus bangsa bisa melanjutkan perjuangan untuk Indonesia,” pungkas Letkol Inf Andri.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →