Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

PPKom Waduk Logung Sayangkan Polres Kudus Lamban Tangani Kasus Jamasri



Reporter:    /  @ 23:30:13  /  9 November 2016

    Print       Email
waduk

Pekerja masih melakukan pengerjaan proses pembangunan Waduk Logung di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Hampir enam bulan lamanya kasus Jamasri, warga yang melaporkan kasus pengerusakan lahan oleh pihak pembangunan Logung, berjalan. Lamanya penanganan sangat disayangkan lantaran dapat menganggu proses pembangunan lebih lanjut

Hal itu diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Waduk Logung, Zulfan Arief Mustafa di Kudus, Rabu (9/11/2016). Dia mengatakan, pembangunan waduk Logung harus terus dikerjakan, termasuk dengan urusan tanah milik Jamasri. Sayangnya, proses yang masih berlarut-larut membuat pengerjaan sangat terganggu.

“Seharusnya penanganan dapat segera dilakukan. Jika tidak, maka prosesnya seperti ini sehingga sangat menganggu proses pengerjaan Logung,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Jamasri adalah warga yang menolak konsinyasi. Dia menginginkan ganti rugi yang dianggapnya layak. Untuk itulah tanah miliknya kini diberikan pembatas dengan proyek Logung.

Pihaknya masih menunggu sikap dari polres. Meski upaya hukum berjalan, namun pembangunan juga harus tetap berjalan. Untuk itulah diminta agar penyelesaian masalah dapat segera ditangani.

Terkait pembangunan, saat ini proses yang sedang dilakukan adalah pengurukan bagian dasar bendung. Proses pengurukan masih berjalan hingga tahun depan karena luasnya Logung.

Saat ini progres pembangunan juga mengalami penurunan. Jika ditargetkan sudah 39,4 persen, namun kini baru mencapai 39,1 persen atau selisih 0,03 persen. Hal itu karena berbagai faktor yang menghambat, di antaranya tanah milik Jamasri dan juga cuaca yang memasuki musim hujan.

“Kami acuannya 2018, sesuai dengan kesepakatan. Namun kami upayakan adanya akselerasi percepatan. Hanya untuk berapa lama belum bisa terjawab,” ujarnya.

Dengan demikian, maka besar kemungkinan kalau waduk Logung tidak akan selesai pada 2017 mendatang. Terlihat masih banyaknya kerjaan dan malah tidak sesuai dengan target. Selain itu juga cuaca yang tidak menentu juga dapat menjadi penghambat.

Terpisah Kasubag Humas Polres Kudus, AKP Sumbar Priyono, mengatakan kalau laporan terkait Jamasri masih dalam penanganan. Namun hingga kini masih belum ada perkembangan. “Informasi masih tetap, belum ada perkembangan terkait hal tersebut,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →