Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

GP Ansor Minta Penutupan Karaoke di Kudus Terus Berjalan



Reporter:    /  @ 18:00:21  /  9 November 2016

    Print       Email
ilustrasi

ilustrasi

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa, sudah memerintahkan untuk membentuk tim kajian tentang keberadaan Perda Karaoke, Selasa (8/11/2016) sore lalu.  Meski demikian, selama perda masih melarang, maka keberadaan karaoke juga harus hilang dari Kudus.

Wakil Ketua GP Ansor Kudus, Saiful Anas, mengatakan kalau penegakan perda harus tetap dilakukan. Sebab aturan yang ada jelas, dan harus dilakukan. Dan dalam aturan juga berbunyi larangan keberadaan karaoke.

“Aturannya kan jelas, jadi selama aturan masih melarang ya harus ditegakkan. Itu sudah tugas Satpol PP dalam melakukan penindakan,” katanya kepada MuriaNewsCom, Rabu (9/11/2016).

Pihaknya mengapresiasi langkah Bupati Kudus Musthofa, dalam menyikapi Perda 10/2015 tentang Usaha Hiburan Diskotek, Kelab Malam, Pub, dan Penataan Hiburan Karaoke. Sebab upaya yang dilakukan tetap menjalankan perda yang terus diberlakukan.

Hingga kini setiap hari, pihaknya masih memantau situasi yang ada. Sedangkan untuk hasilnya juga selalu dilaporkan kepada yang berwenang mengatasinya.

Kemarin, sudah dilakukan pertemuan yang mempertemukan semua pihak. Semuanya bebas berpendapat dan juga mengusulkan ide. Namun ditegaskan kalau aturan sudah menjadi perda sehingga hatus tetap dilaksanakan.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →