Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Anggota Ubaloka Kwarcab Grobogan Diminta Tanggap saat Ada Bencana Alam



Reporter:    /  @ 15:33:45  /  9 November 2016

    Print       Email
Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro menyematkan helm pada perwakilan perserta Gladi Tangguh Ubaloka, Rabu (9/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro menyematkan helm pada perwakilan perserta Gladi Tangguh Ubaloka, Rabu (9/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Anggota pramuka Kwarcab Grobogan diminta selalu tanggap ketika mendengar maupun melihat ada bencana alam di sekitarnya. Khususnya bagi mereka yang tergabung dalam Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka).

Pernyataan ini ditegaskan Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro saat membuka kegiatan Gladi Tangguh Ubaloka di halaman Perhutani KPH Purwodadi, Rabu (9/11/2016).

“Pramuka harus punya jiwa penolong dan tabah serta tanggap terhadap segala macam bencana khususnya yang terjadi di Kabupaten Grobogan. Kalau melihat bencana alam maka pramuka tidak boleh berpangku tangan apalagi sampai bersikap cuek,” tegas Icek.

Menurut Icek, untuk bisa berbuat sesuatu ketika terjadi bencana maka anggota Ubaloka terlebih dahulu akan mendapat pembekalan khusus. Dengan mengikuti pelatihan, mereka nantinya keahlian sehingga bisa membantu menangani bencana alam yang terjadi.

Pelaksanaan gladi tangguh akan dilangsungkan selama beberapa hari. Selama kegiatan berlangsung, peserta gladi akan mendapatkan beragam materi yang terkait penanganan bencana.

Anggota Ubaloka Kwarcab Grobogan sedang mengikuti upacara pembukaan gladi tangguh di halaman Perhutani KPH Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota Ubaloka Kwarcab Grobogan sedang mengikuti upacara pembukaan gladi tangguh di halaman Perhutani KPH Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Antara lain, materi  pembinaan fisik dan mental, pertolongan pertama pada gawat darurat, pembuatan dapur umum, pemadaman kebakaran, teknik pencarian dan evakuasi korban di darat.

Untuk instruktur pelatihan akan melibatkan dinas instansi terkait dengan materi yang disampaikan. Seperti dari PMI, Kodim 0717/Purwodadi, BPBD dan Orari.

Sementara itu, Humas Kwarcab Grobogan Agus Winarno menambahkan, peserta gladi sebanyak 53 orang. Peserta ini berasal dari unsur Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai utusan Gugusdepan SLTA dan Satuan Karya di Kwarcab Grobogan.  “Para peserta ini merupakan peserta yang terseleksi dan lolos mengikuti kegiatan Pra Gladi Tangguh yang diselenggarkan bulan Oktober lalu,” jelasnya.

Pelaksanaan gladi dijadwalkan selama lima hari hingga 13 November mendatang. Sementara lokasi gladi ditempatkan di Buper Kalacakra Waduh Sanggeh di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →