Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Jaringan Judi Internasional Terbongkar di Blora



   /  @ 14:00:31  /  9 November 2016

    Print       Email
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti judi online di kantor Mapolres Blora, Rabu. (Polres Blora)

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti judi online di kantor Mapolres Blora, Rabu. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Sat Reskrim Kepolisian Resor Blora, mengungkap modus baru peredaran judi togel jenis Hongkong (HK) dan Singapura (SGP) lewat layanan pesan singkat (SMS) telepon seluler.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Blora AKP Asnanto, pengungkapan kasus judi online dengan menggunakan via SMS adalah hasil laporan dari masyarakat yang mengetahui adanya bisnis perjudian, Rabu (9/11/2016) dini hari.

Pelaku atas nama Podo Bin Damin, (49) ditangkap petugas di rumahnya Desa Sambong, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Pelaku ditangkap saat sedang melayani pelanggannya yang sedang melakukan transaksi judi jenis HK dan judi jenis SGP.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang hasil penjualan Rp 350.000, Handphone Nokia warna hitam digunakan untuk menerima SMS pesanan nomor dari para pelanggannya. Satu buah Kalkulator, 39 bendel kupon kosong, 9 bendel kupon yang sudah terjual, dan 16 buah bolpoin.

“Dari hasil penyelidikan sementara, tersangka terbukti melakukan perjudian HK dan SGP, dengan melihat hasil keluarnya nomor melalui situs internet, situs www.ttwinner.com,” ungkap Asnanto saat memeberikan keterangan di dalam ruangannya.

Transaksi dilakukan pelaku yang menjadi bandar kecil melalui internet yang aktivitas judi online ini berpusat di Hongkong, Singapura dan Amerika. “Judi jenis online, gunakan sarana IT, komputer dan alat komunikasi HP, 2 laptop dan uang tunai. Hasil pemeriksaan jaringan di luar negeri di Hongkong dan Singapura, serta ada juga di Amerika. Judi online modus lintas negara akan kami kembangkan terus dan kemungkinan ada tersangka lain,” tuturnya.

Akibat perbuatannya tersebut, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun penjara.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →