MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping
Banner Kuping Kanan

Gara-gara Ini Bupati Kudus Jadi Bapaknya Pedagang Pasar Jawa Tengah

15
iklan-pemkab-kudus-munyus-tyg-9-nov-2016
Bupati Kudus H Musthofa berfoto bersama dengan seluruh pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Jawa Tengah, yang mendaulatnya sebagai dewan pembina. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Kudus – Dianggap sebagai salah satu sosok yang sangat peduli terhadap ekonomi kerakyatan, membuat Bupati Kudus H Musthofa menerima satu lagi kepercayaan dari masyarakat di kawasan Jawa Tengah.

Tepatnya, bupati didaulat para pedagang pasar se Jawa Tengah, untuk menjadi dewan pertimbangan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Jawa Tengah.

Tugas ini diterima bupati, setelah APPSI mengadakan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-2, yang dilaksanakan di Hotel Semesta, Semarang, Selasa (8/11/2016). Acara ini sendiri, dibuka Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kepercayaan yang diberikan pada bupati Kudus ini, memang sangat berdasar. Mengingat bupati dinilai sangat concern terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Terbukti dengan keberhasilannya membina dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kudus. Bahkan juga menjadi pembina forum UMKM Jateng.

Dalam sambutannya, bupati yang lahir dari ibu seorang pedagang di pasar ini, memberikan semangat kepada anggota APPSI Jateng seluruhnya. ”Saya berharap semua pedagang bisa berkembang menjadi pengusaha. Untuk itu, jangan mudah lelah dan jangan patah semangat,” pesan bupati.

Bupati Kudus yang juga sebagai ketua harian Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang ini mengatakan, APPSI merupakan organisasi yang besar pengaruhnya terhadap perekonomian.

Menurutnya, totalitasnya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan, adalah sebagai jihad politik demi kemaslahatan umat. ’Kemudahan dari Bank Jateng yang memberikan kredit bunga murah melalui program Mitra 25, Kredit Usaha Produktif (KUP), serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah pusat, hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Peran APPSI yang sangat besar ini, menurut bupati, diharapkan bisa memberikan manfaat nyata untuk semua. Kiprahnya akan menjadi inspirasi untuk Indonesia dalam hal pengelolaan pasar. Dan pemerintah tentu akan selalu memfasilitasi kiprah ini untuk masyarakat.

Editor: Merie

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.