Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Di Hadapan Bupati, Kajari Grobogan yang Baru Langsung Kasih Ultimatum Anak Buah



Reporter:    /  @ 10:04:59  /  9 November 2016

    Print       Email
Kejaksaan Negeri (Kajari) Grobogan Edi Handojo saat menghadiri pisah sambut di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (8/11/2016) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kejaksaan Negeri (Kajari) Grobogan Edi Handojo saat menghadiri pisah sambut di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (8/11/2016) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sosok baru yang mengemban tugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Grobogan Edi Handojo tampaknya punya sikap tegas. Hal ini setidaknya bisa terlihat dalam acara pisah sambut Kajari Grobogan yang dilangsungkan di Pendapa Kabupaten, Selasa (8/11/2016) malam.

Saat perkenalan dengan Bupati Grobogan Sri Sumarni beserta jajaran FKPD dan para pejabat, Edi langsung menyampaikan sebuah pemberitahuan sekaligus peringatan pada anak buahnya yang hadir pula dalam acara itu. Edi menegaskan, jika ada permintaan apapun dari anak buahnya tanpa surat tertulis tidak perlu dilayani.

“Kepada bupati dan pejabat lainnya, kalau ada yang bisik-bisik minta sesuatu tidak usah dilayani. Saya tidak suka dengan sikap seperti ini dan harap dijadikan perhatian. Kalau memang membutuhkan sesuatu, saya akan mengirimkan surat resmi. Hal ini untuk menghindari adanya dusta di antara kita,” tegas Edi yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Sekayu, Sulawesi Selatan itu.

Dalam perkenalan itu, Edi juga bercerita jika tidak asing lagi dengan wilayah Grobogan karena sudah sering ke sini. Kebetulan, istrinya lahirnya di Grobogan dan pernah tinggal di Grobogan cukup lama sebelum pindah ke Semarang. Tepatnya di Desa Geyer, Kecamatan Geyer.

“Jadi, saya sudah cukup familiar dengan wilayah Grobogan ini. Hanya bedanya, saya tidak lagi sakit perut kalau ke Grobogan karena jalannya sudah bagus sekarang. Dulu, kalau ke sini, saya sering sakit perut karena jalannya banyak yang berlubang,” kata lulusan Fakultas Hukum Undip Semarang itu yang disambut tawa para tamu undangan.

Sementara itu, mantan Kajari Grobogan Abdullah menyatakan, sosok penggantinya memang punya integritas tinggi dalam menjalankan tugas. Abdullah mengenal betul, karena beberapa waktu sebelumnya pernah bekerja satu atap di Kejaksaan Negeri Tanjung Priuk, Jakarta.“Saat itu, saya jadi kasi intelijen dan Mas Edi jadi Kasi Datun. Jadi, saya tahu betul kinerjanya,” kata Abdullah.

Saat berpamitan, Abdullah menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan selama bertugas di Grobogan selama 14 bulan. “Saya juga mohon maaf bila ada kekurangan selama bertugas disini. Setelah ini, saya akan mengemban tugas baru sebagai Asisten SDM di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur,” kata pria asal Madura itu.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →