Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pedagang Kelontong Angkat Bicara Soal Merebaknya Minimarket di Pati



Reporter:    /  @ 18:36:16  /  8 November 2016

    Print       Email
Seorang warga membeli kebutuhan rumah tangga di Pasar Puri, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Seorang warga membeli kebutuhan rumah tangga di Pasar Puri, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Salah satu pedagang kelontong dan pedagang yang beroperasi di pasar tradisional menanggapi terkait dengan merebaknya minimarket di Kabupaten Pati. Mereka ada yang menolak, ada pula yang biasa-biasa saja.

Kusni (60), misalnya. Pedagang kelontong di wilayah Kecamatan Pati ini mengaku biasa-biasa saja dengan keberadaan minimarket. Sebab, harga yang dibanderol di minimarket biasaya lebih mahal dari toko kelontong, sehingga pembeli masih membeli di toko kelontong.

Kendati lebih mahal, menurut dia, pembeli masih banyak yang belanja di minimarket karena menawarkan tempat yang nyaman, seperti kebersihan, ruang ber-AC, dan layanan yang baik. Plus-minus dinilai selalu ada. Namun, dia berharap agar pemerintah bisa serius menangani persoalan minimarket yang membanjiri Pati agar tidak merugikan pedagang kecil.

“Harapannya, pemerintah bisa serius menata keberadaan minimarket supaya pedagang kecil bisa bertahan hidup. Mungkin, pedagang kelontong di desa-desa tidak terkena dampak minimarket, karena biasanya berada di pinggiran jalan raya. Tapi, pedagang kelontong yang berada di pinggiran jalan raya pasti akan menjerit,” kata Kusni, Selasa (08/11/2016).

Sahri, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Gembong mewakili para pedagang menuturkan, keberadaan minimarket yang lokasinya berada di dekat pasar tradisional dianggap mengancam keberlangsungan para pedagang tradisional. Karena itu, dia tidak setuju bila ada pembangunan minimarket yang letaknya berdekatan dengan pasar tradisional.

Menurutnya, minimarket memiliki dampak yang besar bagi pedagang di pasar tradisional. Karenanya, dia berharap agar Pemkab Pati bisa menata ulang dan menertibkan sejumlah minimarket yang lokasinya berdekatan dengan pasar tradisional.

Penataan dan penertiban dianggap penting dilakukan agar pasar tradisional tetap eksis. Dengan begitu, puluhan bahkan ratusan pedagang yang menggantungkan hidup dari ekonomi pasar tradisional dapat tetap berlangsung. Sebab, pasar tradisional selama ini ikut menopang perekonomian daerah.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →