Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

149 Kasus Gizi Buruk di Jepara Selama 2014, Diharapkan Tidak Terulang dengan MPASI



Reporter:    /  @ 17:30:28  /  8 November 2016

    Print       Email
Anggota DPR RI Abdul Wachid menyerahkan bantuan berupa MPASI kepada ibu-ibu yang memiliki balita, dalam kegiatan reses yang dilaksanakan Selasa (8/11/2016). (Merie)

Anggota DPR RI Abdul Wachid menyerahkan bantuan berupa MPASI kepada ibu-ibu yang memiliki balita, dalam kegiatan reses yang dilaksanakan Selasa (8/11/2016). (Merie)

MuriaNewsCom, Jepara – Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, selama tahun 2014 lalu, tercatat ada 149 kasus gizi buruk di Kabupaten Jepara.

Karena itu, sejumlah langkah dilakukan untuk mencegah terjadinya kembali kasus gizi buruk. Salah satunya adalah dengan penyaluran ribuan paket Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) di wilayah Kabupaten Jepara.

Sebagaimana yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan dan Komisi VI DPR RI, yang menyalurkan ribuan paket MPASI ke Kabupaten Jepara. Kegiatan ini sebagai langkah efektif untuk mencegah berulangnya kasus gizi buruk pada anak bawah usia lima tahun (balita). Khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu di Kota Ukir.

Kegiatan pembagian MPASI ini, dilaksanakan berbarengan dengan masa reses anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Abdul Wachid, yang digelar di Rumah Joglo, Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan, Selasa (8/11/2016).

Hadir dalam kegiatan itu, perwakilan Kemenkes, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, kader Posyandu, serta ibu-ibu yang membawa balita mereka. Abdul Wachid mengatakan, selain di Jepara, ada beberapa daerah lain yang juga disasar MPASI ini. ”Tujuan kita jelas, yakni supaya tidak ada lagi gizi buruk di wilayah Jepara ini,” katanya.

Jumlah balita di Kabupaten Jepara sendiri, tercatat tat sebanyak 100.746 anak. Untuk tahap pertama, menurut Wachid, dibagikan 3.500 paket MPASI untuk ribuan balita tersebut. ”Nanti menjelang akhir tahun, kita bagi lagi dengan jumlah sama,” terang wakil rakyat asal Jepara ini.

Selain mencegah gizi buruk, kata Wachid, MPASI juga bermanfaat agar tumbuh kembang balita dari keluarga kurang mampu itu berjalan sesuai harapan. Lewat proses itu, diharapkan mereka akan menjadi generasi tangguh di masa depan.

”Siapa tahu nanti dari ribuan balita ini ada yang jadi bupati, gubernur, anggota DPR, pengusaha atau orang-orang sukses lainnya. Kita kawal pertumbuhan mereka dengan menyediakan makanan yang cukup gizi,” imbuhnya.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →