Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Forkopimda Pati Gelar Apel Siaga Bencana



Reporter:    /  @ 15:35:53  /  8 November 2016

    Print       Email
Satgas penanggulangan bencana dari anggota TNI Kodim 0718/Pati disiagakan ketika terjadi bencana alam di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Satgas penanggulangan bencana dari anggota TNI Kodim 0718/Pati disiagakan ketika terjadi bencana alam di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati menggelar apel siaga bencana di Alun-alun Pati, Selasa (08/11/2016). Apel tersebut diikuti Plt Bupati Pati Budiyono, Kapolres Pati yang diwakili Kabag Ren Polres Pati Kompol Rahadi, Dandim 0718/Pati yang diwakili Kasdim Mayor Agus Supriyadi, Kajari Kusnin, Sekda Pati Desmon Hastiono, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pati.

Tak tanggung-tanggung, apel siaga bencana diikuti satu peleton pasukan pengendali massa Polres Pati, satu peleton anggota TNI dari Kodim 0718/Pati, Basarnas, Brimob, Dishub, Kemensos, Satpol PP, Linmas, Dishubkominfo, PMK, Banser, PT Garuda Food, dan PT Dua Kelinci.

Inspektur upacara, Plt Bupati Pati Budiyono mengatakan, bencana alam terjadi karena dua hal, yaitu faktor alam dan perbuatan manusia. Karena itu, penanganan bencana alam harus tersistem dan terpadu.

“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan hanya dari pemerintah atau satu sektor saja. Semua pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat harus bersinergi untuk melakukan penanganan bencana dengan baik, tersistem dan terpadu,” kata Budiyono.

Dalam penanganan bencana, butuh dukungan anggaran sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, Pemkab Pati selama ini sudah mengalokasikan dana terencana untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi di Pati, seperti longsor, banjir, hingga angin puting beliung.

Menurut Budiyono, selain penanganan bencana, salah satu hal yang paling penting adalah pencegahan. Butuh sosialisasi dan pembinaan lingkungan yang baik kepada masyarakat agar memelihara lingkungan. Pasalnya, bencana bermula saat lingkungan sebagai “rumah” sudah mulai rusak.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →