Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pihak Sekolah Diminta Manfaatkan Benda Purbakala yang Ditemukan di Banjarejo untuk Sarana Edukasi



Reporter:    /  @ 09:09:02  /  8 November 2016

    Print       Email
Kades Banjarejo Ahmad Taufik (kiri) saat bertemu dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Purwodadi Amin Hidayat (tengah) dan Kepala Sekolah SMAN 1 Karangrayung Denny Rachmadi, kemarin. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kades Banjarejo Ahmad Taufik (kiri) saat bertemu dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Purwodadi Amin Hidayat (tengah) dan Kepala Sekolah SMAN 1 Karangrayung Denny Rachmadi, kemarin. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Upaya untuk mengembangkan Banjarejo yang sudah ditetapkan jadi desa wisata terus dilakukan. Salah satunya dengan menjajaki kerja sama dengan sekolah supaya bisa memanfaatkan koleksi benda purbakala dan cagar budaya yang sudah ditemukan, sebagai sarana edukasi siswa.

“Koleksi benda penemuan yang ada saat ini sudah memadai karena jumlahnya lebih dari 500. Ini bisa jadi sarana untuk pendidikan siswa tentang adanya sebuah kehidupan maupun peradaban di masa lampau. Salah satu pihak yang pas untuk melakukan upaya edukasi ini adalah sekolah-sekolah,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik saat bertemu dengan Kepala SMAN 1 Purwodadi Amin Hidayat, Senin (7/11/2016).

Sejauh ini, memang sudah banyak siswa dari berbagai sekolah yang berkunjung ke ‘Museum Banjarejo’ untuk melihat berbagai koleksi benda bersejarah. Namun, sebagian besar masih sekolah di sekitar wilayah Banjarejo.

“Untuk itulah, mumpung tadi ada rapat di pemkab, saya sempatkan silaturahmi sekalian ke SMAN 1 Purwodadi. Kita harapkan, sekolah-sekolah dari kota juga bersedia mengajak siswanya ke Banjarejo. Nantinya, selain langsung dengan sekolah, kita juga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas pendidikan,” jelas Taufik.

Dalam kesempatan itu, Taufik juga sempat menunjukkan foto dokumentasi benda bersejarah yang untuk sementara tersimpan di rumahnya. Mulai benda zaman megalitikum dan peninggalan masa lalu yang diyakini jadi warisan Kerajaan Medang Kamulan. Kemudian, foto benda purbakala dari ukuran kecil sampai raksasa juga diperlihatkan.

Harapan yang disampaikan Taufik tersebut mendapat respon positif dari Amin Hidayat. Menurut Amin, pihaknya sangat mendukung upaya edukasi terhadap aneka koleksi benda bersejarah di Banjarejo tersebut.

“Meski belum sempat ke sana, tetapi saya sering menyimak pemberitaan masalah penemuan benda bersejarah di Banjarejo. Saya rasa, cukup pantas kalau benda bersejarah itu dijadikan sarana edukasi bagi siswa,” kata Amin.

Selain Amin, dukungan untuk menjadikan benda bersejarah di Banjarejo sebagai sarana edukasi juga dilontarkan Kepala SMAN 1 Karangrayung Denny Rachmadi. Kebetulan, Taufik dan Denny datang hampir berbarengan untuk bertemu Amin Hidayat di ruang kerjanya.

“Koleksi benda bersejarah di sana ternyata sangat banyak dan beragam jenisnya. Ini, memang cukup layak untuk dijadikan sarana edukasi bagi para pelajar,” kata Denny.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →