Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Hibah Rp 29 Miliar Bakal Dikucurkan untuk 106 Lembaga Keagamaan di Rembang



Reporter:    /  @ 12:00:40  /  7 November 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Rembang – 106 lembaga keagamaan yang berada di Kabupaten Rembang bakal menerima kucuran dana hibah sebesar Rp 29 miliar. Bantuan dana hibah tersebut, dijadwalkan sudah bisa turun pada tahun ini.

Terkait bantuan dana hibah tersebut Bupati Rembang Abdul Hafidz menegaskan, agar penerima hibah bisa memperhatikan tiga hal utama, yaitu Surat Pertanggungjawaban (Spj), keuangan dan waktu penggunaan.

“Penerima bantuan hibah agar tertib administrasi, tertib keuangan dan tertib waktu. Administrasinya harus terpenuhi, keuangan peruntukannya untuk apa. Tertib waktu ini menyangkut SPJ yang harus tepat waktu jangan molor,” ujarnya.

Hafidz mengatakan, penerima bantuan hibah harus berpacu dengan waktu dalam merealisasikan bantuan. Sebab, secara efektif waktu yang tersisa untuk menggunakan bantuan itu hanya tersisa dua bulan dan tidak boleh tertunda.

“Tahun 2015 lalu, ada penerima hibah di tahun berkenaan tidak dilaksanakan. Akhirnya ada uji petik dari Badap Pemeriksa Keuangan (BPK), ada laporan kepada penegak hukum dan akhirnya ditindak lanjuti,” ujarnya.

Menurutnya, hal tu menjadi pengalaman pahit yang harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Sebab, dalam kasus tersebut niatnya menunda karena ada persoalan tetapi ternyata dinilai melanggar oleh aparat penegak hukum.

“SPJ juga tidak boleh dibuat fiktif. SPJ sudah jadi namun kegiatan belum dilaksanakan. Hal itu bisa menjadi masalah hukum. Akhir tahun ini SPJ harus dikumpulkan kepada Bagian Kesra. Karena jika melebihi waktu dan BPK sudah turun maka akan menjadi masalah juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Rembang, Mustain mengatakan, jika dana hibah sebesar itu baru akan bisa dicairkan pada minggu kedua Bulan November ini.

“Untuk lembaga penerima nantinya, saat ini harus sudah harus matang dalam menyiapkan program – program yang akan dilaksanakan sesuai dengan usulan perencanaan yang kemarin sudah kami terima,” paparnya.

Pihaknya juga mengimbu kepada penerima bantuan sosial dana hibah, setelah pencairan dana, harus sesegera mungkin menjalankan program-programnya dan harus diselesaikan tahun ini. “Program yang dilaksanakan harus sesuai dengan rencana awal kemarin yang sudah dilaporkan. Dan, laporan pelaksanaan juga sesegera mungkin bisa disusun, batas maksimalnya tanggal 10 Januari 2017,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →