Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

TPA Tanjungrejo Kudus Hanya Mampu Bertahan 5 Tahun ke Depan



Reporter:    /  @ 20:31:00  /  5 November 2016

    Print       Email
Warga melakukan aktivitas di areal TPA Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Warga melakukan aktivitas di areal TPA Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Sampah di TPA Tanjungrejo, Jekulo, Kudus, terus bertambah.  Meski penataan telah dilakukan, namun diprediksi TPA hanya bertahan hingga lima tahun ke depan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kudus Sumiyatun. Dia mengatakan jika melihat kondisi TPA yang terus penuh sampahnya, maka lima tahun akan mentok alias tambah sempit.

“Maka dari itu dibutuhkan penataan sampah di sini, sampah harus dipilah-pilah mana yang dapat didaur ulang dan juga dimanfaatkan untuk hal lainnya,” katanya kepada MuriaNewsCom, Sabtu (5/11/2016).

Menurutnya, waktu lima tahun merupakan kondisi pasca-TPA yang sudah ditata. Sedangkan kalau dibiarkan tanpa penataan, maka usia TPA hanya mencapai batas tiga tahun saja.

Dia menjelaskan, selama sehari sekitar 500 meter kubik atau 125 ton sampah selalu tiba ke TPA. Jumlah tersebut berasal dari berbagai tempat di sembilan kecamatan di Kudus setiap harinya.

Untuk memperpanjang usia TPA, maka dibutuhkan lebih banyak penataan lagi. Seperti halnya rencana tahun depan, akan diusulkan pemilahan lebih banyak jenis sampah lagi guna memanfaatkan sampah.

Hal itu juga selama ini sudah terbantu dengan pemulung di kawasan TPA Tanjungrejo. Hanya, para pemulung tinggal diberikan pembinaan agar mampu memilah sampah lebih detail lagi.

“Kami juga berharap agar masyarakat Kudus lebih pandai memilah sampah. Serta mengelola sampah berbasis rumah tangga. Jadi tidak selalu semuanya dibuang dan menumpuk di TPA,” ujarnya.

Jika nantinya TPA benar-benar penuh meski sudah banyak dikelola, maka jalan satu-satunya adalah dengan membeli lagi lahan baru guna sebagai TPA.

Soal pemanfaatan gas metan,  dinas juga terus menatanya. Ditargetkan, gas metan yang ada di sana akan mampu mencukupi kebutuhan di TPA di 2017 mendatang.

“Sampai kini masih lancar gas metannya. Sehingga tahun depan bisa ditambah panjang alirannya guna kebutuhan TPA,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →