Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Agus Imakudin, Ketua Komisi C DPRD Kudus yang Kena Kasus Narkoba Dicopot dari Jabatannya



Reporter:    /  @ 17:37:32  /  4 November 2016

    Print       Email
Anggota DPRD Kudus Agus Imakudin beserta salah satu barang bukti yang diamankan BNNP Jateng. (MuriaNewsCom)

Anggota DPRD Kudus Agus Imakudin beserta salah satu barang bukti yang diamankan BNNP Jateng. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Ini kabar terbaru tentang anggota DPRD Kudus yang terjerat kasus narkoba, Agus Imakudin (AI). Yakni, AI harus dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Komisi C DPRD Kudus. Meski demikian, AI tetap berstatus sebagai wakil rakyat.

Pencopotan AI dibacakan Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus pada rapat paripurna laporan Pansus Perubahan Tata Tertib DPRD Kudus, Kamis (3/11/2016) malam. Sebab dari bukti yang dikantongi BK DPRD Kudus, AI positif terjerat narkoba.

Ketua BK DPRD Kudus Setia Budi Wibowo mengatakan, pihaknya hanya melakukan apa yang menjadi kewenangan BK. Karena kewenangan BK hanya sebatas pada pelanggaran kode etik dan tata tertib DPRD. Adapun pemberhentian seorang anggota DPRD sebagai anggota legislatif merupakan kewenangan pimpinan DPRD.

“Hasil penyelidikan, verifikasi, klarifikasi dan konfirmasi pihak terkait, saudara AI terbukti melanggar kode etik, tata tertib, dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. BK menjatuhkan sanksi pemberhentian AI dari pimpinan alat kelengkapan DPRD Kudus,” ujar Bowo pada rapat paripurna tersebut.

Bowo menguraikan laporan setebal delapan halaman, di antaranya proses dimulainya penyelidikan dugaan penyalahgunaan narkotika AI. Kemudian, BK memulai penyelidikan setelah mendapat aduan dari warga. Tepatnya 26 Juli 2016. Diketahui, aduan berdasarkan informasi tertangkapnya AI di tangan BNN Provinsi Jateng, (25/7/2016). Tidak hanya itu, BK membuktikannya pula dengan mendengarkan keterangan lisan teradu (AI) secara langsung.

BK juga menempuh cara dengan meminta keterangan secara langsung dua kali ke BNN Provinsi Jateng. Tepatnya pada 1 Agustus dan 13 September 2016. BK akhirnya menerima surat keterangan dari BNN atas bukti-bukti kasus yang menjerat AI. Tidak hanya itu, BK juga mempertimbangkan putusan pengadilan AI.

Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, pihaknya tidak ingin ada anggota DPRD yang terjerat kasus narkoba. Sebab, anggota DPRD wajib menaati kode etik dan tata tertib DPRD Kudus, termasuk menaati kewajiban dan larangan, serta memberikan teladan. “BK telah bekerja dengan baik. Penyelidikan dan dijatuhkannya sanksi tersebut diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan publik atas kinerja anggota DPRD Kudus,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →