Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Puluhan Polisi Berpeci Putih Amankan Aksi Damai di Grobogan



Reporter:    /  @ 16:15:43  /  4 November 2016

    Print       Email
Petugas kepolisian dengan mengenakan peci putih melangsungkan pengamanan aksi damai di Bundaran Simpang Lima Purwodadi, Jumat (4/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Petugas kepolisian dengan mengenakan peci putih melangsungkan pengamanan aksi damai di Bundaran Simpang Lima Purwodadi, Jumat (4/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Aksi damai menuntut penista Alquran diadili ternyata tidak hanya terjadi di Jakarta saja. Selepas Jumatan, sekitar 1.000 orang yang menamakan Aliansi Pembela Islam juga menggelar aksi damai di Bundaran Simpang Lima Purwodadi.

Selain orasi di atas, ada beberapa kegiatan lainnya yang dilakukan dalam aksi damai ini. Yakni, penggalangan tanda tangan, teatrikal dan khataman Alquran bersama-sama.

Meski sempat bikin arus lalu lintas tersendat, namun pelaksanaan aksi damai itu berlangsung lancar dan aman. Saat aksi berlangsung banyak warga dan pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan dari kejauhan.

Aksi damai juga mendapat pengamanan ketat dari aparat keamanan. Bahkan, Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning memimpin langsung pengamanan di lokasi.Selain itu, tampak pula Wakapolres Kompol Wahyudi beserta para kasat.

Saat aksi damai digelar, puluhan polisi terlihat, baik dengan pakaian seragam maupun preman. Hampir semua petugas pengamanan ini mengenakan peci warna putih. Pengamanan aksi demo juga dibantu personel dari Kodim 0717 Purwodadi dan Satpol PP Grobogan.

“Penyampaian aspirasi ini merupakan hak warga negara dan kita melakukan pengamanan penuh supaya aksi ini berjalan tertib dan lancar,” tegas Kapolres Agusman Gurning pada wartawan.

Sementara itu, koordinator lapangan aksi damai Muh Kristiono menegaskan, kegiatan yang dilakukan itu tidak berkaitan dengan masalah etnis, agama atau pilkada. Tetapi murni disebabkan kecintaan terhadap kehormatan Islam.

“Silakan menghina kami selaku pribadi, kelompok atau keluarga. Tetapi jangan sampai menghina Islam, Rasulullah Muhammad SAW dan Alquran,” tegasnya.

Di sisi lain, aksi damai itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap saudara muslim lainnya yang pada waktu bersamaan menggelar acara serupa di Jakarta.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →