Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pembangunan Pasar Piji Kudus Telan Rp 22 Miliar



Reporter:    /  @ 19:00:46  /  3 November 2016

    Print       Email
Petugas memantau pembangunan gedung Pasar Piji di Kecamatan Dawe, Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Petugas memantau pembangunan gedung Pasar Piji di Kecamatan Dawe, Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pembangunan Pasar Piji, Kecamatan Dawe dibangun megah tahun ini. Pembangunan pasar desa di wilayah utara Kudus itu menekan biaya hingga Rp 22,4 miliar, yang terbagi dalam APBD Murni dan juga perubahan di 2016 ini.

Kabid Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Andy Imam Santosa mengatakan, pembangunan pasar yang memakan banyak biaya itu, memakai konsep dua lantai pada bagian depan pasar.

Pada lantai dasar akan digunakan sebagai lokasi parkir pengunjung dan atasnya sebagai lokasi pedagang berjualan. Sedangkan untuk wilayah belakang murni untuk pasar dengan struktur tanah yang sudah lebih tinggi.

“Kami sudah ratakan tanahnya terlebih dahulu sebelum dimulai pembangunan. Jadi tingginya nanti bisa sama dengan yang bagian depan,” katanya kepada MuriaNewsCom, Kamis (3/11/2016).

Menurutnya, bangunan baru nantinya akan mampu menampung hingga seribu pedagang. Jumlah tersebut merupakan pedagang yang selama ini sudah sering melakukan aktivitas jual beli.

Direktur Penyedia Jasa PT Kokoh Prima Perkasa, Aris Subagyo mengungkapkan, progres pembangunan Pasar Piji untuk tahap pertama dua lantai telah mencapai 75 persen. Pasar dibangun sejak pertengahan Agustus lalu, dengan masa kerja 120 hari. Sebelum habis masa kontrak kerja 15 Desember nanti.

Pada tahap awal pembangunan, dianggarkan senilai Rp 15,6 miliar. Sedang kegiatan tahap kedua satu lantai di bagian belakang senilai Rp 6,8 miliar, yang terdapat di bagian belakang pasar.

“Pada struktur dan rangka bangunan tahap pertama sudah selesai. Tinggal memasang keramik dan batu bata, serta finishing. Sedangkan untuk tahap kedua, sekarang ini masih dalam proses perataan tanah dan pembuatan tiang pondasi,”imbuhnya.

Pembangunan dengan masa kontrak dua bulan, akhir Desember nanti diharapkan juga sudah rampung. namun melihat kondisi kini maka pekerjaan agak terganggu karena seiring masuknya musim hujan.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →