Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ini Indikator Kemajuan Pembangunan Bidang Kelautan dan Perikanan Jepara



Reporter:    /  @ 11:12:02  /  3 November 2016

    Print       Email
iklan-pemkab-jepara-dinas-kelautan-tyg-3-nov-2016

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jepara melakukan berbagai bentuk kegiatan, yang sasarannya adalah meningkatkan kemajuan di bidang tersebut selama lima tahun terakhir ini. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jepara melakukan sejumlah kegiatan, untuk meningkatkan kemajuan di bidang tersebut, dalam lima tahun terakhir.

Ada beberapa indikator yang kemudian memperlihatkan bahwa bidang kelautan dan perikanan di wilayah itu, sudah dioptimalkan potensinya dan bergerak pada koridor yang ada. ”Karena kita memang ada beberapa sasaran pembangunan, yang kita optimalkan pada kurun waktu 2007-2012 lalu. Dan sejauh ini memperlihatkan kondisi dan situasi yang bagus,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jepara Achid Setiawan.

Sasaran pembangunan yang dimaksudkan adalah meningkatnya penanganan terhadap nelayan korban pascabencana alam di laut. Yakni dengan target peningkatan 5 kasus per tahun, dan penurunan jumlah kasus kecelakaan di laut dengan target 3 kasus per tahun.

Kemudian meningkatnya produksi perikanan tangkap dengan target peningkatan produksi sebesar 3% per tahun, dan meningkatnya pemanfaatan teknologi penangkapan, dengan target 2 paket teknologi yang terdesiminasi per tahunnya.

Termasuk juga peningkatan produksi perikanan tangkap, diupayakan dengan optimalisasi alat tangkap ramah lingkungan. Serta peningkatan kualitas hasil tangkapan, penyediaan sarana dan prasarana kepelabuhan dan pendaratan ikan yang memadai serta optimalisasi tempat pelelangan ikan (TPI).

Lantas terlihat juga meningkatnya pengembangan usaha pengolahan dan pemasaran produksi perikanan, melalui peningkatan kapasitas teknis dan kelembagaan kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan, dengan target 4 kelompok per tahun.

Dinas juga tidak melupakan sasaran lainnya dari nelayan itu sendiri. Yakni meningkatnya peran aktif kelompok masyarakat, dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan. Serta tumbuhnya kelompok masyarakat pengawas baru, dalam mendukung terciptanya kondusivitas di wilayah perairan Jepara, dengan target penurunan kasus sengketa nelayan sebesar 37,5%.

Termasuk meningkatnya produksi perikanan budidaya laut, air tawar dan air payau 3% per tahun, dan dan meningkatnya pemanfaatan teknologi penangkapan dengan target 2 paket teknologi yang terdesiminasi per tahunnya. Peningkatan produksi tersebut ditunjang dengan upaya penerapan Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) dan Cara Pembenihan Ikan Yang Baik (CPIB) serta penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya ikan.

”Serta meningkatnya pengelolaan dan rehabilitasi kawasan ekosistem pesisir dan laut. Semua sudah kita lakukan pembangunannya dengan sasaran-sasaran tersebut, dan sudah bisa dilihat hasilnya sekarang,” terang Achid.

Setiap bentuk kegiatan yang dilakukan itu, menurut Achid, adalah demi visi dan misi terwujudnya pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang optimal dan berkelanjutan. ”Ini semua dilakukan, guna mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera,” imbuhnya. (ADS)

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →