Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tape Khas Kuwawur Pati Rambah Ibu Kota



Reporter:    /  @ 08:00:58  /  3 November 2016

    Print       Email
Suwarti, salah satu warga Kuwawur tengah memotong dan membersihkan ketela sebelum dijadikan sebagai tape. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Suwarti, salah satu warga Kuwawur tengah memotong dan membersihkan ketela sebelum dijadikan sebagai tape. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Tape yang diproduksi di Desa Kuwawur, Kecamatan Sukolilo, Pati memiliki cita rasa yang lebih manis dan awet. Hal itu dikarenakan ketela yang dihasilkan di desa setempat berkualitas.

Tak heran, tape khas Kuwawur digemari penikmat tape bukan hanya warga Pati saja, tetapi juga daerah lain. Karena itu, produksi tape dari Kuwawur juga dikirim ke kota-kota besar, seperti Semarang dan Jakarta.

Selain kota besar, tape khas Kuwawur juga dikirim ke berbagai daerah, seperti Kudus, Lasem, Grobogan hingga Demak. Dalam sehari, rata-rata warga Kuwawur memproduksi sekitar dua ton ketela yang menghasilkan sekitar 1,2 ton tape.

“Tape yang dikirim ke luar kota biasanya belum matang. Sebab, pengiriman tape membutuhkan waktu sehingga ketika sampai ke tempat tujuan sudah masak dan menjadi tape. Berbeda kalau mau dijual keliling, dari rumah sudah dalam keadaan menjadi tape masak,” kata Kusmanto, Kades Kuwawur.

Dia berharap, tape produksi warga Desa Kuwawur sebagai produk unggulan warga Pati bisa dipasarkan di Pasar Unggulan Pragola. Saat ini, warga akan mengurus izin untuk hak paten pemasaran.

Namun, dia mengaku bila warga saat ini kesulitan untuk pengepakan. Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar pemerintah bisa membantu memfasilitas warga pemroduksi tape terkait dengan solusi pengepakan yang efektif dan efisien.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →