Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Naik Angkot di Kudus Itu Juga Ada Etikanya, Lho



Reporter:    /  @ 14:22:16  /  2 November 2016

    Print       Email
Warga memanfaatkan angkutan umum di salah satu sudut di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom)

Warga memanfaatkan angkutan umum di salah satu sudut di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Barangkali banyak yang menganggap sepele situasi yang ada di dalam sebuah angkutan umum. Padahal, banyak hal yang harusnya bisa ditahan saat seseorang naik angkutan.

Misalnya saja dalam kebiasaan rokok. Mungkin banyak yang menganggap bahwa tidak masalah kalau merokok di dalam angkutan. Namun, hal itu bisa saja mengganggu penumpang lainnya.

Apalagi, angkutan umum adalah salah satu jasa layanan publik, yang juga memiliki standar tertentu. Nah, merokok di angkutan umum, seharusnya tidak boleh dilakukan.

”Kadang-kadang terganggu juga kalau kemudian ada yang merokok di angkutan umum. Sudah ditegur, yang bersangkutan tidak sadar kalau sudah membuat penumpang lain terganggu,” kata Selfi, warga Kecamatan Jati, Kudus.

Kabupaten Kudus memang dikenal sebagai Kota Kretek. Di mana industri hasil tembakau (IHT) menjadi salah satu sektor penopang ekonomi, bukan saja warga Kudus, melainkan juga ekonomi Indonesia.

”Namun untuk urusan merokok, memang dibatasi. Ada tempat-tempat yang tidak boleh dipergunakan sebagai lokasi merokok. Misalnya tempat umum, instansi pemerintah, dan beberapa lokasi lainnya,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28/PMK.07/2016 tentang Penggunaan, Pemanfaatan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, termasuk juga sosialisasi Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Bagian Humas memang merupakan salah satu instansi yang kemudian menjadi bagian dari sosialisasi ketentuan itu. Sehingga kepada masyarakat, selalu ditekankan bagaimana penggunaan dana cukai yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tersebut.

”Salah satunya sosialisasi mengenai tempat-tempat mana saja yang lantas boleh atau tidak boleh untuk merokok. Masyarakat perlu mengetahui hal itu, sehingga nantinya bisa dilaksanakan dengan baik,” kata Winarno. (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →