Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Puskesmas Pancur Rembang Bakal Direlokasi, Ini Besaran Anggaran yang Disiapkan



Reporter:    /  @ 23:49:12  /  1 November 2016

    Print       Email
Puskesmas Pancur yang yang rencananya akan direlokasi tahun depan, guna meningkatkan layanan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Puskesmas Pancur yang yang rencananya akan direlokasi tahun depan, guna meningkatkan layanan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang bakal merelokasi Puskesmas Pancur. Rencananya, relokasi dan pembangunan puskesmas tersebut bakal dilakukan pada 2017 mendatang. Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang sudah mengusulkan anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk proyek tersebut.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, lokasi relokasi puskesmas tersebut, nantinya menempati lokasi yang saat ini digunakan untuk SMP PGRI Pancur. Sedangkan SMP PGRI, akan ditempatkan di SDN 2 Pancur, yang sebelumnya SD tersebut akan dibangun lebih bagus baik lagi.

“Biar orang berobat tidak perlu ke Lasem ataupun Pamotan. Tadi saya sudah bicara dengan pihak PGRI dan mereka bersedia bila SMP itu dipindahkan ke tempat lain. Selain itu, untuk SDN 2 Pancur yang nantinya ditempati SMP PGRI, akan kita bangunkan kembali dengan baik. Supaya sekolah itu bisa berdampingan dengan baik. Sebab saya juga tak mau bila dikatakan mengusir SMP PGRI ke tempat lain. Sehingga saya juga siap untuk bisa membangun sekolah lagi,” ujarnya.

Dia melanjutkan, hal ini juga berkaitan dengan kebijakan meningkatkan kelas layanan rawat inap semua puskesmas yang juga berkaitan dengan aturan BPJS. Sebab ke depannya juga ada penyakit yang berobatnya tidak boleh di rumah sakit rujukan. Sehingga semua puskesmas harus bisa ada fasilitas yang mumpuni.

“Misalkan saja warga sakit flu atau pilek, maka  berobatnya  ke rumah sakit tingkat pertama atau puskesmas. Bila berobat ke RSUD, malah akan ditarik bayaran.Kira-kira tahun 2017 seperti itu. Akan ada aturan mana-mana penyakit yang bisa berobat di RSU ataupun yang bisa berobat ke Puskesmas,” bebernya.

Sementara itu, warga Desa Ceriwik Kecamatan Pancur Rusdiyanto (38) mengutarakan, bahwa pihaknya sangat mendukung langkah pemkab terkait pembangunan Puskesmas Pancur. Pasalnya warga ingin pelayanan yang baik dan terdekat.

“Jika Pak Bupati ingin membangun atau membenahi Puskesmas Pancur ya terima kasih. Sehingga, kalau rawat inap, masyarakat tidak perlu lagi ke Puskesmas Pamotan, Puskesmas Lasem dan di RSU Rembang,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →