Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

KPH Mantingan Sebut Alami Kerugian Rp 1,9 Miliar Akibat Pencurian Kayu Jati



Reporter:    /  @ 20:00:55  /  1 November 2016

    Print       Email
Humas KPH Mantingan Ismartoyo. Dirinya menyebut jika selama tiga tahun terakhir ini, KPH Mantingan alami kerugian sebesar Rp 1,9 miliar akibat pencurian kayu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Humas KPH Mantingan Ismartoyo. Dirinya menyebut jika selama tiga tahun terakhir ini, KPH Mantingan alami kerugian sebesar Rp 1,9 miliar akibat pencurian kayu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Mantingan Rembang menyebut jika mengalami kerugian sebesar Rp 1,9 miliar akibat adanya aksi pencurian kayu jati yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. Kerugian sebesar itu, terhitung mulai 2014 hingga 2016 ini.

Administratur KPH Mantingan Toni Kus Puja melalui Humas  KPH Mantingan Ismartoyo mengatakan, jika aksi pencurian kayu tersebut tersebar di hutan jati daerah Blora dan Rembang, yang merupakan wilayah pengawasan KPH Mantingan.

“Terhitung untuk tahun 2014 saja, ada 11 pelaku pencurian yang berhasil diamankan dan diproses secara hukum. Rinciannya 2 tersangka diamankan dari wilayah Blora dan 9 tersangka lagi diamankan dari wilayah Rembang,” ujarnya.

Sedangkan untuk 2015 lalu, ada tiga tersangka yang diamankan dari wilayah Rembang dan 2016 ada 4 tersangka yang diamankan dari TKP hutan jati Blora. 2 di antaranya sudah disidangkan dan 2 di antaranya baru proses.

Dirinya mengatakan, akibat aksi penjarahan kayu jati selama tiga tahun ini, terhitung luasan hutan yang dijarah ada sekitar 275 hektare, dengan total pohon yang dijarah sebanyak 1.333 pohon.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →