Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tenggak Cairan Pembasmi Rumput, Perempuan Asal Bermi Pati Tewas



Reporter:    /  @ 11:35:44  /  1 November 2016

    Print       Email
Jenazah korban dipulangkan ke rumah duka di Desa Bermi, Kecamatan Gembong, usai meninggal dunia karena menenggak cairan pembasmi rumput. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Jenazah korban dipulangkan ke rumah duka di Desa Bermi, Kecamatan Gembong, usai meninggal dunia karena menenggak cairan pembasmi rumput. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang perempuan bernama Siswanti (40), warga Desa Bermi RT 1 RW 10, Kecamatan Gembong, Pati, tewas setelah menenggak cairan pembasmi rumput merek Gramoxone.

Siswanti dinyatakan meninggal dunia, 12 jam setelah menenggak Gramoxone. Korban sempat dilarikan ke RS Keluarga Sehat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, Siswanti meminum cairan pembasmi rumput pada Minggu (30/10/2016) sekitar pukul 06.45 WIB. Saat itu, dua anak Siswanti berada di rumah.

“Setelah meminum cairan itu, korban langsung muntah-muntah dan dibawa ke RS Keluarga Sehat. Setelah mendapatkan perawatan intensif dan pengobatan di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia sekitar pukul 19.50 WIB,” ungkap Kompol Sundoyo, Selasa (01/11/2016).

Nyawa korban tidak tertolong, karena cairan pembasmi rumput terlanjur merusak organ-organ vital tubuh. Kesimpulan dari hasil pemeriksaan laboratorium RS Keluarga Sehat, korban meninggal karena ada cairan racun yang merusak sejumlah organ vital tubuh dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan.

“Ini murni karena ada cairan racun yang masuk dan merusak organ vital tubuh, sehingga nyawa korban tidak tertolong pada pukul 19.50 WIB. Korban masih bertahan 12 jam, setelah cairan racun masuk ke tubuh,” imbuh dr Arumbiana.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →