Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Gara-gara Punya Satu Kaki, Rahma Bocah Asal Sidomulyo Pati Ini Ditinggal Orang Tuanya



Reporter:    /  @ 12:00:54  /  31 Oktober 2016

    Print       Email
 Rahma sedang dipangku neneknya yang mengasuh Rahma sejak berusia empat bulan. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Rahma sedang dipangku neneknya yang mengasuh Rahma sejak berusia empat bulan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Lahir dalam kondisi cacat tentu bukan sesuatu yang diinginkan Rahma, bocah berusia enam tahun yang hidup dalam asuhan kakek neneknya di Dukuh Pojok, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jakenan, Pati. Namun, karena cacat bawaan lahir, bocah ini ditinggal orang tuanya sejak usia empat bulan.

Warni (65), nenek Rahma bercerita tentang kisah pahit yang menimpa cucu kesayangannya itu. “Pada saat Rahma berusia empat bulan, ibunya titip Rahma karena ingin merantau. Namun, hingga kini tidak ada kabarnya,” ungkap Warni.

Bahkan, tersiar kabar bahwa menantunya itu sudah menikah lagi dengan pria lain. Sementara itu, Muryono, ayah Rahma bekerja di kapal dan jarang pulang. Sesekali pulang, ayah Rahma memilih untuk tinggal bersama keluarganya.

Warni hanya berpikir positif kenapa kedua orang tuanya tega meninggalkan anaknya. Mungkin, kata Warni, kedua orang tuanya belum bisa menerima kenyataan bahwa anaknya itu lahir dalam kondisi cacat dengan kaki satu.

Ayah Rahma kadangkala memang menjenguk anaknya itu dan memberikan uang. Namun, hal itu tidak cukup mengobati Rahma ketika rindu dengan ayah dan ibunya.

Satu hal yang dikhawatirkan Warni, yaitu ketika dirinya bersama suaminya sudah tiada. Sebab, Warni sudah berusia 65 tahun dan suaminya, Saryo sudah berusia 85 tahun. “Saya khawatir, kalau kami sudah tiada, siapa yang akan merawat Rahma?” ucapnya.

Sesekali, Warni mengungkapkan kegelisahannya itu kepada Rahma. Namun, cucunya itu membuat jawaban yang mengejutkan. “Saya bertanya, bagaimana kalau saya nanti meninggal. Dia jawab ingin ikut meninggal juga. Saya menangis dalam hati,” tutur Warni.

Meski begitu, dia bangga punya cucu Rahma. Bocah ini diakui sangat gigih menghadapi getirnya hidup. Dia tidak minder ketika bermain dan sekolah. Bahkan, Rahma terbilang murid yang cerdas.

Neneknya itu berharap, suatu saat kelak Rahma bisa meraih cita-cita agar memiliki masa depan yang cerah. “Dia selalu semangat ketika akan bersekolah. Sekarang baru duduk di bangku kelas satu SD Negeri Sidomulyo 03 Jakenan,” tutupnya.

Baca juga : Kisah Rahma, Bocah dengan Satu Kaki Asal Sidomulyo Pati yang Gigih Hadapi Kerasnya Hidup

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →