Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Puting Beliung di Blora, 1 Warga Bogowanti Tewas



   /  @ 10:00:01  /  30 Oktober 2016

    Print       Email
Polisi berada di salah satu rumah warga yang rusak karena angin puting beliung. Tampak warga juga berkerumun di rumah korban meninggal dunia di Ngawen Blora. (Polres Blora)

Polisi berada di salah satu rumah warga yang rusak karena angin puting beliung. Tampak warga juga berkerumun di rumah korban meninggal dunia di Ngawen Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Bencana angin puting beliung melanda Desa Bogowanti, Kecamatan Ngawen, Sabtu sore (29/10/2016). Seorang warga setempat tewas, akibat tertimpa bangunan yang ambruk. Korban bernama Ahmad Solekan (17).

Rumah yang ambruk itu merupakan milik warga, Sutar. Keterangan yang dihimpun, Sabtu sore sekitar pukul 15.30 WIB, Sutar ada di sawah yang lokasinya tak jauh dari rumah. Dia merasakan angin kencang menerjang perkampungannya. Sutar melihatnya dari sawah.

Karena khawatir, Sutar bergegas ke rumah. Ternyata, bangunan rumahnya sudah rata dengan tanah. Dari balik reruntuhan, dia melihat tubuh putranya terbujur kaku dengan tertimpa reruntuhan bangunan. Sutar berteriak minta tolong kepada tetaangganya.

Sejumlah tetangga tiba ke lokasi. Mereka berupaya menarik tubuh korban. Beberapa luka memar terlihat di bagian kepala siswa SMK Muhammadiyah 1 Blora itu.

Camat Ngawen Sunanto dan petugas Kepolisian tiba di lokasi setelah mendapati laporan. Korban pun dievakuasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Blora juga segera mendata jumlah kerugian.

Tercatat, ada enam rumah yang roboh terkena angin puting beliung. Puluhan rumah lainnya rusak ringan. Satu orang meninggal dunia. Ternyata tidak hanya Desa Bogowanti, bencana angin puting beliung yang bertiup kencang disertai hujan juga menerjang Desa Sarimulyo, Desa Sendangmulyo dan Desa Pengkolrejo. Hanya saja di desa ini tidak sampai jatuh korban jiwa.

Kapolsek Ngawen AKP Yulianto mengatakan setelah adanya kejadian seperti ini, pihaknya mengimbau warga agar lebih waspada. Dikarenakan cuaca tidak menentu dan bisa berubah cepat. “Bila terjadi bencana apapun segera langsung melaporkan ke kepolisian setempat. Kami akan cepat merespons laporan masyarakat,” kata Yulianto.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →