Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Sendang Berair Biru jadi Fenomena Alam Terbaru di Desa Banjarejo



Reporter:    /  @ 12:30:05  /  30 Oktober 2016

    Print       Email
Sendang biru yang berada di Desa Banjarejo. Sendang tersebut muncul dari proses pelebaran mata air yang sebelumnya sudah ada di areal sawah di sebelah selatan Dusun Peting (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sendang biru yang berada di Desa Banjarejo. Sendang tersebut muncul dari proses pelebaran mata air yang sebelumnya sudah ada di areal sawah di sebelah selatan Dusun Peting (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Selain benda purbakala dan cagar budaya, ada satu potensi wisata terbaru yang ada di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus. Yakni, berupa fenomena alam munculnya sebuah sendang yang airnya berwarna kebiru-biruan yang berada di Dusun Peting.

Sendang tersebut muncul dari proses pelebaran mata air yang sebelumnya sudah ada di areal sawah di sebelah selatan Dusun Peting. Mata air sebelumnya ukurannya hanya 2 x 2 meter dengan kedalaman 2,5 meter.

Pelebaran dilakukan agar bisa menampung lebih banyak air khususnya untuk menghadapi musim kemarau. Sebab, wilayah Desa Banjarejo termasuk tandus dan sulit mendapatkan air saat kemarau datang.

Proyek pelebaran mata air yang berada di sawah milik Karno (30), dimulai Jumat (16/9/2016). Untuk mempercepat pekerjaan, pelebaran mata air dilakukan menggunakan dua alat berat jenis backhoe.

Selama sehari penuh, komplek mata air berhasil diperlebar dengan ukuran 4 x 8 meter membujur dari arah barat ke timur. Selain diperluas, kedalamannya juga ditambah jadi 5 meter.

Keesokan harinya, Sabtu (17/9/2016), baru terjadi kehebohan. Hal ini terjadi setelah kolam yang diperlebar itu terisi air yang warnanya kebiru-biruan.

“Kalau saya amati, air di sendang ini warnanya mirip di telaga warna di Pegunungan Dieng. Ini merupakan fenomena alam yang luar biasa buat Desa Banjarejo. Soalnya, sumber air disini sangat susah didapatkan,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik.

Menurut Taufik, mata air yang di Dusun Peting tersebut sudah ada sejak zaman nenek moyang. Selama ini, mata air di situ tidak pernah berhenti mengeluarkan air kendati pada puncak musim kemarau.

Oleh sebab itulah, pihaknya sengaja membuat rencana pelebaran mata air tersebut. Tujuannya, agar bisa menampung banyak air sehingga nantinya bisa dipakai untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan bercocok tanam.

Editor : Kholistiono 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →