Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Bupati Rembang Berharap Toleransi Penggunaan Cantrang Diperpanjang



Reporter:    /  @ 10:25:19  /  29 Oktober 2016

    Print       Email
Beberapa kapal sedang bersandar di Pelabuhan Tasik Agung Rembang. Terkait penggunaan cantrang, Bupati Rembang berharap Menteri Kelauatan dan Perikanan memperpanjang masa toleransi. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Beberapa kapal sedang bersandar di Pelabuhan Tasik Agung Rembang. Terkait penggunaan cantrang, Bupati Rembang berharap Menteri Kelauatan dan Perikanan memperpanjang masa toleransi. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Bupati Rembang Abdul Hafidz berharap kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan supaya dapat memperpanjang toleransi penggunaan kapal cantrang yang seharusnya berakhir pada 31 Desember 2016.

Menurutnya, toleransi penggunaan cantrang tersebut diperlukan, karena hampir rata-rata nelayan di Rembang masih menanggung hutang modal di perbankan. Sehingga, nelayan cukup keberatan untuk mengembalikan modal tersebut, jika toleransi yang diberikan kepada nelayan sampai akhir tahun ini.

“Saat ini para pemilik kapal cantrang rata-rata masih menanggung hutang di bank. Sementara itu, bila batas akhir penggunaan cantrang sampai akhir tahun ini, maka pastinya akan banyak nelayan yang bingung,” kata Hafidz.

Ia katakan, jumlah kapal cantrang yang ada di Rembang mencapai sekitar 300 unit. Menurutnya, jika nantinya larangan operasi kapal cantrang benar-benar diberlakukan pada awal 2017 mendatang, maka maka imbasnya bukan hanya terhadap pemilik kapal saja, melainkan juga terhadap ABK dan keluarganya.

Kata Hafidz, Pemkab Rembang tak bermaksud melanggar atuaran pemerintah pusat. Namun, pemkab hanya berharap kepada pihak terkait saja,sebab semua keputusan berada di tangan Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Kami akan tetap berusaha memperjuangkan suara para nelayan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →