Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Agus Imakudin Jalani Rehabilitasi Narkoba 3 Bulan



   /  @ 17:00:08  /  28 Oktober 2016

    Print       Email
ai-narkoba-rehab-e

ilustrasi

MuriaNewsCom, Kudus – Ketua Komisi C DPRD Kudus Agus Imakudin, dinyatakan harus menjalani rehabilitasi. Ini terkait perkara penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

Demikian yang diputuskan majelis hakim pemeriksa perkara Agus dalam putusannya di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. “Terdakwa dinyatakan direhabilitasi,” kata Faturohman, ketua majelis hakim pemeriksa perkara Agus kepada wartawan ditemui di PN Semarang, Jumat (28/10/2016).

Dalam putusannya, Agus dinyatakan terbukti bersalah memakai sabu. Oleh karena itu, Agus akan rehabilitasi selama tiga bulan di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Penyalahgunaan Napza Mandiri Semarang.

Hakim juga menetapkan barang bukti yang dirampas untuk dimusnahkan. Di antaranya, sebuah tempat pasta gigi berisi pasta gigi, sebuah sikat gigi lipat yang di dalamnya berisi satu plastik satu paket sabu kristal putih sabu-sabu seberat 0,758 gram. Dua buah Hp, sebuah pipet dan sebatang pembersih telinga serta empat korek gas.

“Urine terdakwa Agus Imakudin dalam tube hasil uji laboratorium forensik untuk dirampas dan dimusnahkan. Satu unit mobil Grand Vitara H 7291 TW atas nama Helena Aida Ryanti dikembalikan ke saksi. Membebankan biaya perkara sebesar Rp 2.500.

Sidang pemeriksaan terdakwa politisi PDIP itu diketahui paling cepat dan berlangsung tiga kali. Pertama, tanggal 4 dengan acara dakwaan, tanggal 11 saksi-saksi dan tanggal 18 tuntutan dilanjutkan putusan.

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng menyatakan terdakwa Agus Imakudin bersalah sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 127 ayat 1 huruf a UU No 35/2009 tentang narkotika. “Menuntut agar terdakwa dipidana 4 bulan di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Penyalahgunaan Napza Mandiri Semarang,” kata Efrita, JPU yang menyidangkan.

Dua terdakwa lain yang disidangkan, Nur Ade Erwansyah (31) pengedar dan Farasanti alias Mami (28), pemasok sabu. Perkaranya masih diproses sidang.

Agus, suami Novi Okta Fitria itu ditangkap BNNP Jateng di kawasan Puri Anjasmoro, Semarang Senin (26/7/2016) lalu. Saat ditangkap, petugas mengamankan terdakwa dan teman wanitanya berinisial NN atau VR (saksi). Dari pengembangan, kemudian ditangkap Nur Ade Erwansyah, warga Kudus dan Mami. Nur ditangkap di Graha Padma, Mami di hotel Kudus. Agus ditangkap saat mengendarai mobil Grand Vitara usai rapat paripurna pandangan fraksi terhadap RAPBD Perubahan Kudus 2016 di DPRD Kudus. Dari Farasanti, Agus diketahui mendapat empat paket sabu seberat 3,9 gram.

Panji Sudrajat, JPU yang menyidangkan perkara Farasansi mengaku, perkaranya masih diproses. “Selasa (18/10/2016) lalu baru mulai disidang. Terdakwa (Farasanti- bukan pemilik hotel, tapi pengelola hotel yang diketahui milik adiknya,” kata dia.

Agus juga dikabarkan pernah ditangkap Polda Jateng terkait narkoba. Bersama seorang wanita simpanannya bernama Vero, ia ditangkap di Perumahan Tamansari, Majapahit Pedurungan Semarang, Sabtu (4/6/2016).

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →