Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Tinggal 2 Bulan, Proyek Revitalisasi Alun-alun Purwodadi Baru Dikerjakan 40 Persen



Reporter:    /  @ 16:10:09  /  28 Oktober 2016

    Print       Email
Sejumlah pekerja proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi sedang mengerjakan pembuatan lantai dasar (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sejumlah pekerja proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi sedang mengerjakan pembuatan lantai dasar (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sejumlah pihak kembali menyoroti pelaksanaan proyek revitalisasi alun-alun Purwodadi. Sorotan itu dilontarkan terkait pelaksanaan pekerjaan yang dinilai lamban. Hingga pertengahan masa pekerjaan, perkembangan proyek revitalisasi itu belum terlihat signifikan.

“Saya nilai pekerjaan revitalisasi alun-alun ini pelaksanaannya kurang maksimal. Dengan waktu tersisa sekitar dua bulan lagi, ditambah faktor cuaca yang sering hujan, saya khawatir pekerjaannya tidak akan rampung tepat waktu,” kata beberapa warga yang sempat melihat kondisi alun-alun usai Jumatan di Masjid Baitul Makmur, Jumat (28/10/2016).

Sementara itu, Kabid Tata Ruang Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan Grobogan Joni Sarjono ketika dimintai komentarnya menegaskan, sampai saat ini progres proyek revitalisasi alun-alun itu sudah berkisar 40 persen. Proyek dengan dana Rp 10,3 miliar itu harus selesai dikerjakan dalam waktu 160 hari kalender. Terhitung, sejak 16 Juli sampai 22 Desember.

“Waktu yang tersisa memang tinggal sekitar 2 bulan lagi. Kami sudah meminta PT Aditya Mulya Pratama selaku rekanan supaya bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Mereka kita minta untuk menambah tenaga dan peralatan kerja biar pekerjaan cepat selesai,” katanya.

Joni memaklumi jika ada beberapa pihak yang menyatakan pelaksanaan pekerjaan dinilai lamban. Hal itu disebabkan, banyak pekerjaan yang tidak bisa langsung digarap. Soalnya, masih menunggu proses pengurukan kawasan alun-alun selesai. Seperti pembuatan lantai dan pemasangan tiang untuk tempat jualan para PKL.

Dikatakan, proses pengurukan itu butuh waktu dan material yang banyak. Sebab, volumenya mencapai 12.000 meter kubik. Setelah proses pengurukan selesai maka progres pekerjaan dipastikan akan naik signifikan.

“Saat ini proses pengurukan sudah hampir selesai. Sehingga beberapa pekerjaan sudah bisa dilakukan. Sekarang ini, pembuatan lantai dasar sudah mulai digarap dan tiang untuk PKL juga sudah berdiri,” sambungnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →