Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Dor, Pencuri Kayu di Hutan Blora Bubar saat Peluru Meletus



   /  @ 14:08:56  /  28 Oktober 2016

    Print       Email
Warga membawa kayu jati untuk diamankan dari lokasi kejadian, di hutan petak 77 RPH Kedungbacin KPH Mantinagn, Desa Gedangklutuk, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

Warga membawa kayu jati untuk diamankan dari lokasi kejadian, di hutan petak 77 RPH Kedungbacin KPH Mantinagn, Desa Gedangklutuk, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Beberapa tahun belakangan ini mulai sangat marak pencurian kayu jati yaitu salah satu aset ciri khas yang dimiliki Kabupaten Blora. Sat Shabara Polres Blora bekerjasama dengan Perum Perhutani kabupaten Blora dan Rembang melaksanakan kegiatan penjagaan dan patroli hutan di wilayah yang dianggap rawan pencurian kayu jati.

Polisi mendapati laporan dari petugas Perhutani yang menyatakan ada pencurian kayu jati yang berlokasi di petak 77 RPH Kedungbacin KPH Mantinagn, Desa Gedangklutuk, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora.

Kemudian petugas Perhutani dan 3 personel Sat Shabara dengan senjata lengkap langsung mendatangi tempat yang diduga lokasi pencurian kayu jati tersebut. Ternyata benar, dengan sigap personel Sat Shabara Polres Blora turun dari mobil Perhutani dan melepaskan tembakan peringatan ke atas.

Para pelaku pencuri kayu tersebut mengambil langkah seribu yakni lari terbirit-birit meningggalkan bekas tebangan kayu jati beserta peralatannya. Sayangnya para personel gabungan Sat Shabara Polres Blora dan Perhutani tidak dapat menangkap pelakunya dikarenakan lokasi yang sulit dan kurangnya penguasaan medan. Terlebih juga tanah yang berlumpur becek akibat hujan semalam suntuk kian menyulitkan petugas.

Kepala regu Perhutani (mantri) RPH Kedungbacin KPH Mantingan Suroto mengatakan bahwa aksi ini mungkin suudah terencana sebelumnya. Para pelaku menunggu saat para petugas mulai lengah yaitu beraksi pada waktu dini hari dan diduga pelakunya adalah warga di sekitar RPH Kedungbacin KPH mantingan.

Komandan Regu Sat Shabara Polres Blora Brigadir Haryanto mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah hutan. Karena di petak 77 RPH Kedungbacin ini terdapat pohon jati yang berukuran besar dan siap panen. “Ini  rawan adanya tidak pencurian,” ujarnya.

Kayu hasil pencurian yang di gagalkan kemudian di angkut oleh perhutani dan dijadikan barang bukti untuk pengembangan kasus tindak pidana kerusakan hutan.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →