Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pembinaan Ormas dan LSM Dilakukan di Kudus



   /  @ 19:06:45  /  27 Oktober 2016

    Print       Email
Kepala Kantor Kesbangpol Kudus Djati Sholechah menyampaikan keterangannya saat menjadi pembicara pada kegiatan pembinaan ormas dan LSM. (MuriaNewsCom)

Kepala Kantor Kesbangpol Kudus Djati Sholechah menyampaikan keterangannya saat menjadi pembicara pada kegiatan pembinaan ormas dan LSM. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Kudus Press Club bersama Kesbangpol Kabupaten Kudus dan MuriaNewsCom mengadakan kegiatan pembinaan Ormas dan LSM. Kegiatan bertajuk Membangun Komunikasi Ormas/LSM yang Santun dan Beretika di United Cafe, Kudus, (27/10/2016).

Siti Merie selaku moderator kegiatan mengatakan, ormas dan LSM di Kudus saat ini terus bertambah. Biar semuanya berjalan sesuai dengan aturan yang ada, maka diperlukan komunikasi yang baik. “Karena dengan komunikasi yang baik maka semuanya bisa berjalan ke arah positif,” katanya membuka acara.

Kepala Kantor Kesbangpol Kudus Djati Sholechah mengatakan, LSM dan ormas belakangan ini memang mewarnai jalannya roda sebuah pemerintahan. Keberadaan mereka secara definisi memang bagus. Ada yang berjalan bagus. Namun realitanya juga banyak yang tidak demikian. “Di mata awam, LSM itu lebih dikenal pada sekumpulan Polsek. Pole Seket,” ungkap Djati.

Bahkan biasanya, LSM lebih sering mencari kesalahan yang tidak jelas. Saat ini di Kudus tercatat ada sekitar 160 LSM dan ormas. Dari jumlah itu, yang aktif sekitar 40%-50 % saja. “Hanya 10 % yang qualified,” sebutnya berdasarkan data.

Kapolsek Kota AKP Rahmawati Tumulo, mengatakan, sejauh ini ormas dan LSM biasanya kerap melakukan aksi unjuk rasa. Tapi mereka memang kerap kurang mengindahkan imbauan polisi. “Misal, demo pakai jalan sebelah sini. Biasanya banyak teman yang tak mengindahkan,” kata Rahmawati.

Polisi juga menyayangkan masih adanya LSM yang mengutarakan suaranya tapi data yang dipegang kurang valid. Bahkan diiringi dengan ujaran kebencian (Hate Speech). Polisi siap menindak tegas para pelaku pengujar kebencian. “Hindari ujaran Hate Speech. Difitnah itu sakitnya tuh di sini,” ucapnya.

Perwakilan LSM dan Ormas di Kudus, Kholid Mawardi mengatakan, sampai saat ini memang LSM dan ormas tambah banyak. “Masih ada kok LSM yang bicara program. Dengan data yang jelas. Tidak sekadar kesana kemari tak jelas,” ujar Kholid.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →