Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Lihat Koleksi Benda Bersejarah di Rumah Kades Banjarejo, Begini Reaksi Bupati Sri Sumarni



Reporter:    /  @ 16:29:30  /  27 Oktober 2016

    Print       Email
Kades Banjarejo Ahmad Taufik menunjukkan koleksi benda bersejarah pada Bupati Grobogan Sri Sumarni dan pejabat lainnya, Kamis (27/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kades Banjarejo Ahmad Taufik menunjukkan koleksi benda bersejarah pada Bupati Grobogan Sri Sumarni dan pejabat lainnya, Kamis (27/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni sempat dibikin kaget saat melihat koleksi benda bersejarah yang tersimpan di rumah Kades Banjarejo Ahmad Taufik. Kunjungan di tempat penyimpanan benda cagar budaya dan purbakala itu dilakukan Sri Sumarni dan para pejabat lainnya, usai melangsungkan grand launching Desa Wisata Banjarejo.

Lho, jebule akeh banget koleksine. Tak kiro ora seakeh iki barange. (Wah, ternyata banyak sekali koleksinya. Saya kira barangnya tidak sebanyak ini),” kata Sri Sumarni yang memang baru sekali ini mengujungi rumah Taufik yang berjarak sekitar 1 km dari Balai Desa Banjarejo itu.

Menyambut kedatangan Sri Sumarni dan rombongan, Kades Ahmad Taufik langsung bertindak jadi pemandu. Kepada tamunya, Taufik menerangkan secara rinci tentang koleksi yang ada di rumahnya. Baik koleksi benda purbakala maupun cagar budaya yang ditemukan di Desa Banjarejo. Saat ini, koleksi benda peninggalan masa lalu itu lebih dari 500 unit.

Saat melihat koleksi di situ, Sri Sumarni dan tamu lainnya sempat dibikin terpana dengan benda yang dilihatnya. Yakni, dua gading gajah purba yang panjangnya hampir mencapai 3 meter.

Belum hilang rasa kagetnya, Sri Sumarni kembali dibikin terkejut saat diperlihatkan koleksi paling istimewa yang ada di situ. Yakni, fosil kepala kerbau raksasa yang dipajang pada dinding ruang tamu.

Fosil langka ini usianya sekitar 1 juta tahun dan ukurannya memang sangat besar. Panjang antarujung tanduk mencapai 170 cm. Kemudian tinggi tulang bagian kepala mencapai 60 cm dengan lebar 25 cm. Sedangkan panjang tiap tanduk sekitar 115 cm.“Waduh, fosil kepalanya saja gedenya segini. Barangkali semasa hidupnya dulu, kerbau ini besarnya seukuran truk,” kata Sri yang disambut tawa banyak orang.

Sambil melihat koleksi lainnya, mantan Ketua DPRD Grobogan itu juga berpesan kepada Ahmad Taufik agar merawat penemuan benda bersejarah dengan baik. Sri juga meminta agar Taufik selalu berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya terkait pengembangan desa wisata. Seperti dengan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Balai Arkeologi Jogjakarta, Tim Ahli Cagar Budaya Jateng, dan Disporabudpar.

“Setelah dijadikan Desa Wisata, banyak pekerjaan yang harus dilanjutkan. Targetnya, potensi di sini harus bisa mendatangkan banyak pengunjung,” pesannya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →